TENTARA NASIONAL INDONESIA
201.05 - 08 06 01
MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT NO. PD : PRS - 50
PEDOMAN
tentang
POKOK-POKOK PENILAIAN BEBAN KERJA Dl LINGKUNGAN TNI ANGKATAN DARAT
DISAHKAN DENGAN KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN DARAT KEP / 993 / XII / 2016 TANGGAL 7 DESEMBER 2016
DAFTAR ISI
Halaman
Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Nomor Kep / 993 / XII / 2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang Pedoman tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan TNI Angkatan Darat i
LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
1. Umum ................... ............. .......................................................... ............ 1 2. Maksud dan Tujuan ........................... ........................ ................. ........... 2 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut ............... ................................ ........ 2 4. Dasar .................................................................... ............... ................... 2 5. Pengertian................... ............. ............................................................. 3
BAB II KETENTUAN UMUM
. 6 Umum ........................ ..................................... ......................................... 3 7. Tujuan................................................................ ............. ......................... 3 8. Sasaran ....................................................................... .......... ...................... 3 9. Teknik Pengumpulan D ata......... ....... ......... ............. ................... . 3 10. Komponen Perhitungan ............. ............................. ..... 4
BAB III METODE PENDEKATAN
11. Umum ........................................................................................................ 5 11. Metode Pendekatan Hasil Kerja.............. ......... ............ .......... .... 5 12. Metode Pendekatan Obyek Kerja............. .............. ................ .... 5 13. Metode Pendekatan Peralatan K erja.......... .............. 7 14. Metode Pendekatan Tugas Pertugas Jabatan................................ 8
BAB IV PELAKSANAAN KEGIATAN
15. Umum ................................ ............................................................... ....... 10 16. Tahap Perencanaan....................................... .......... ................ . 10 17. Tahap Persiapan...................................................... ................................... 11 18. Tahap Pelaksanaan.................................. ........ .......................... 11 19. Tahap Verifikasi............. ............. ................................................. 12 20. Tahap Pelaporan................................... ................ ................................ 12 21. Pengawasan dan Pengendalian................................................... ...... . 12
BAB V TATARAN KEWENANGAN
15. Umum ...................... ............ ............................. ........ ........................... 13 16. Perencanaan................. ....... ................... ..................... ........ . 13 17. Pelaksanaan ............. ............ ............................... 14 19. Pengawasan dan Pengendalian............... .............. ................ 14
BAB VI PENUTUP
15. Keberhasilan.................................... ..................................................... 15 16. Penyempumaan.............. ........ ..... .................... .................. .......... ............. 15
SUBLAMPIRAN A PENGERTIAN
SUBLAMPIRAN B TAHAPAN PELAKSANAAN METODE PENDEKATAN HASIL KERJA
SUBLAMPIRAN C TAHAPAN PELAKSANAAN METODE PENDEKATAN OBJEK KERJA
SUBLAMPIRAN D TAHAPAN PELAKSANAAN METODE PENDEKATAN PERALATAN KERJA
SUBLAMPIRAN E TAHAPAN PELAKSANAAN METODE PENDEKATAN TUGAS PER TUGAS JABATAN
SUBLAMPIRAN F STANDAR KEMAMPUAN RATA-RATA SATUAN DUKUNGAN OPERASI
SUBLAMPIRAN G STANDAR KEMAMPUAN RATA-RATA SATUAN OPERASI SUBLAMPIRAN H CONTOH BEBAN KERJA SATUAN DUKUNGAN OPERASI SUBLAMPIRAN I CONTOH BEBAN KERJA SATUAN OPERASI
SUBLAMPIRAN J DAFTAR CONTOH FORMAT
TENTARA NASIONAL INDONESIA
MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT
KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN DARAT
Nomor Kep/993/XI 1/2016
Tentang
PEDOMAN
TENTANG POKOK-POKOK PENILAIAN BEBAN KERJA
DI LINGKUNGAN TNI ANGKATAN DARAT
KEPALA STAF ANGKATAN DARAT,
Menimbang Mengingat
a. bahwa dibutuhkan adanya peranti lunak berupa pedoman untuk digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas bagi satuan dan sumber bahan ajaran bagi lembaga pendidikan di lingkungan Angkatan Darat; dan
b. bahwa untuk memenuhi kebutuhan tersebut, perlu dikeluarkan Keputusan Kasad tentang Pedoman tentang Pokok Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan TNI Angkatan Darat.
1. Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/126/X/2011 tanggal 11 Oktober 2011 tentang Petunjuk Administrasi Analisa Jabatan di Lingkungan TNI;
2. Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/931/XI/2011 tanggal 29 November 2011 tentang Petunjuk Administrasi Penilaian dan Penghitungan Beban Kerja di Lingkungan TNI;
3. Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/1158/2016 tanggal 20 September 2016 tentang Perintah melaksanakan penilaian kinerja individu;
4. Keputusan Kasad Nomor Kep/52-02/XII/2012 tanggal 28 Desember 2012 tentang Petunjuk Administrasi tentang Penyediaan Prajurit Sukarela Angkatan Darat;
5. Keputusan Kasad Nomor Kep/430/X/2013 tanggal 31 Oktober 2013 tentang Buku Petunjuk Administrasi tentang Penyelenggaraan Administrasi Umum Angkatan Darat;
6. Keputusan Kasad Nomor Kep/542A/l 11/2015 tanggal 12 Agustus 2015 tentang Petunjuk Teknis tentang Stratifikasi Petunjuk TNI AD;
7. Keputusan Kasad Nomor Kep/700/IX/2015 tanggal 21 September 2015 tentang Petunjuk Teknis tentang Tata Cara Penyusunan Doktrin dan Petunjuk TNI Angkatan Darat;
2
8. Keputusan Kasad Nomor Kep/845/XI/2015 tanggal 24
November 2015 tentang Petunjuk Administrasi tentang
Penyusunan, Penerbitan Doktrin dan Petunjuk TNI Angkatan Darat;
dan
9. Keputusan Kasad Nomor Kep/934/XII/2015 tanggal 31
Desember 2015 tentang Roadmap Bidang Personel TNI AD 2015-
2029.
Memperhatikan 1. Surat Perintah Kasad Nomor Sprin/1809A/I/2016 tanggal 10 Juni 2016 tentang Perintah melaksanakan penyusunan Pedoman
tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan TNI
Angkatan Darat; dan
2. Hasil perumusan kelompok kerja penyusunan Pedoman
tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan TNI
Angkatan Darat.
MEMUTUSKAN
Menetapkan 1. Pedoman tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan TNI Angkatan Darat sebagaimana tercantum dalam
lampiran keputusan ini, menggunakan kode PT: PRS-50.
2. Pedoman tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di
Lingkungan TNI Angkatan Darat ini berklasifikasi BIASA.
3. Asisten Personel Kasad sebagai pembina materi Pedoman
ini.
4. Ketentuan lain yang bertentangan dengan materi Pedoman
ini dinyatakan tidak berlaku.
5. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 7 Desember 2016
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat
Asisten Personel,
tertanda
Distribusi:
A dan B Angkatan Darat Tembusan:
1. Kasum TNI
2. Irjen TNI
3. Dirjen Renhan Kemhan Rl
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
Autentikasi
Jenderal Angkatan Darat,
TPhS
7 ) d ir e k t u r &
"majr
4. Asrenum Panglima TNI 5. Kapusjarah TNI
^'■'~^L°RATAJUDAN
erman, M.P.A.
rigadir Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA Lampiran Keputusan Kasad MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT Nomor Kep / 993 / XII / 2016 Tanggal, 7 Desember 2016
BUKU PEDOMAN
Tentang
POKOK-POKOK PENILAIAN BEBAN KERJA
Dl LINGKUNGAN TNI ANGKATAN DARAT
BAB I
PENDAHULUAN
1. Umum
a. Perkembangan lingkungan strategis yang dinamis berdampak terhadap perubahan hakikat ancaman sehingga berimplikasi terhadap kebijakan restrukturisasi, reorganisasi, revitalisasi dan peningkatan organisasi baru di lingkungan TNI. Salah satu implikasi kebijakan tersebut diantaranya adalah penataan organisasi dan personel, apabila tidak dilaksanakan penataan secara objektif akan berdampak terhadap ketidakseimbangan organisasi dan beban anggaran TNI.
b. Pembangunan Postur TNI Angkatan Darat mencakup kekuatan, kemampuan dan gelar kekuatan, pada hakikatnya diorientasikan pada pencapaian tugas pokok TNI Angkatan Darat. Dihadapkan dengan keterbatasan dukungan anggaran pertahanan, maka secara logis pembangunan pertahanan diarahkan kepada sasaran yang menjadi prioritas dan mendesak melalui penyusunan kebutuhan Kekuatan Pokok Minimum TNI Angkatan Darat {Minimum Essential Force/MEF) yang berlandaskan pada tiga hal yaitu kebijakan organisasi, kebijakan bidang peralatan dan Alutsista serta kebijakan bidang Personel.
c. Dihadapkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar maka kebijakan penataan personel TNI Angkatan Darat itu sendiri perlu dilakukan perhitungan secara cermat dengan mempertimbangkan aspek kesiapan operasional satuan, karena organisasi yang besar namun apabila diawaki oleh personel yang terbatas tentunya malah menjadi unsur pertahanan yang keropos dan mudah dihancurkan oleh pihak musuh. Demikian juga apabila organisasi diisi oleh personel yang berlebihan tentunya akan menjadi organisasi yang tidak efektif dan efisien.
d. Berdasar hal tersebut maka pengembangan organisasi harus didasarkan kepada pertimbangan ketepatan postur (Right Sizing) sehingga pertumbuhan personel dapat terkendali untuk menjaga dan memelihara keseimbangan antara pemisahan dengan penambahannya (Zero Growth of Personel) melalui penilaian dan perhitungan beban kerja sehingga untuk mendukung tersebut perlunya disusun buku Pedoman tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan TNI Angkatan Darat.
2
2. Maksud dan Tujuan.
a. Maksud. Penyusunan pedoman ini dimaksudkan sebagai pedoman dalam pelaksanaan penilaian dan penghitungan beban kerja satuan di lingkungan TNI AD.
b. Tujuan. Penyusunan pedoman ini ditujukan untuk menyamakan persepsi dan pola dalam pelaksanaan penilaian dan perhitungan beban kerja satuan di lingkungan TNI AD.
3. Ruang Lingkup dan Tata Urut. Lingkup buku pedoman ini dibatasi pada penilaian dan perhitungan beban kerja untuk menyusun formasi personel di lingkungan TNI Angkatan Darat, dengan tata urut sebagai berikut:
a. Bab I Pendahuluan.
b. Bab II Ketentuan Umum.
c. Bab III Metode Pendekatan.
d. Bab IV Pelaksanaan Kegiatan.
e. Bab V Tataran Kewenangan.
f. Bab VI Penutup.
4. Dasar.
a. Undang-Undang Rl Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara;
b. Undang-Undang Rl Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia;
c. Peraturan Pemerintah Rl Nomor 39 Tahun 2010 tanggal 1 Maret 2010 tentang Administrasi Prajurit;
d. Peraturan Presiden Rl Nomor 10 Tahun 2010 tanggal 28 Januari 2010 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia;
e. Peraturan Presiden Rl Nomor 41 Tahun 2010 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2010;
f. Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/45A/ll/2008 tanggal 21 Juli 2008 tentang Petunjuk Induk Pembinaan Personel dan Tenaga Manusia Tentara Nasional Indonesia;
g. Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/12/111/2009 tanggal 11 Maret 2009 tentang Stratifikasi Doktrin di Lingkungan TNI;
h. Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/682/XI/2001 tanggal 12 November 2001 tentang Naskah Sementara Petunjuk Pelaksanaan Tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia;
3
i. Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/931/XI/2011 tanggal 29 November 2011 tentang Petunjuk Administrasi Penilaian dan Perhitungan Beban Kerja di Lingkungan TNI;
j. Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/934/2015 tanggal 31 Desember2015 tentang Roadmap Bidang Personel TNI AD 2015-2029; dan
k. Surat Perintah Kasad Nomor Sprin/1809A/l/2016 tanggai 10 Juni 2016 tentang Penunjukkan Tim Pokja pokja penyusunan Pedoman tentang Pokok-pokok penilaian Beban Kerja di lingkungan TNI AD.
5. Pengertian. (Sublampiran A)
BAB II
KETENTUAN UMUM
6. Umum. Guna menjamin ketepatan postur maka terdapat beberapa hal utama yang menjadi pedoman dan batasan untuk diketahui dan dipahami sebagai bahan analisis penilaian dan perhitungan beban kerja yaitu tujuan, sasaran, teknik dan komponen perhitungan. Penilaian beban kerja hanya dapat untuk kepentingan penataan/perimbangan kekuatan personel maupun beban kerja yang didasarkan pada aspek tugas yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, sedangkan untuk kepentingan penataan maupun pengelompokan pangkat/golongan dan tunjangan keahlian/keterampilan harus ditinjau bersama dengan analisa jabatan.
7. Tujuan. Penilaian beban kerja bertujuan untuk mendapatkan perhitungan beban kerja yang akuntabel sesuai jenis tugas dalam organisasi satuan dan tugas-tugas di Lingkungan Angkatan Darat.
8. Sasaran.
a. Terwujudnya kualitas dan kuantitas personel yang tepat untuk mengawaki organisasi;
b. Terciptanya standar hasil kerja guna meningkatkan produktivitas kerja;
c. Tersusunnya Formasi organisasi (POP/DSP/DSPP/TOP) dan uraian tugas sesuai beban kerja; dan
d. Tercapainya tugas pokok yang terukur/akuntabel.
9. Teknik Pengumpulan Data. Penilaian dan perhitungan beban kerja menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut:
a. Kuesioner. Indikator dan parameter sebagai berikut:
1) indikator meliputi tugas pokok dan tugas tambahan;
2) parameter tugas pokok tertuang dalam job description sesuai TOP/DSPP/POP, sedangkan parameter tugas tambahan merupakan tugas rutin yang dilaksanakan diluar tugas pokok; dan
3) kuesioner bersifat terbuka yang diisi dalam bentuk daftar pertanyaan.
4 :•
b. Wawancara. Wawancara ditujukan kepada anggota dan atau atasan langsung untuk melengkapi kuesioner/daftar pertanyaan, sehingga diperoleh informasi yang lebih lengkap.
c. Pengamatan. Pengamatan pada umumnya dilakukan oleh tim, dengan cara observasi langsung terhadap tiap-tiap pekerjaan.
10. Komponen Perhitungan.
a. Beban kerja. Beban kerja merupakan aspek pokok yang menjadi dasar untuk perhitungan. Beban kerja perlu ditetapkan melalui program-program unit kerja yang selanjutnya dijabarkan menjadi target pekerjaan untuk setiap jabatan.
b. Standar Kemampuan Rata-rata (SKR). Standar kemampuan rata rata dapat berupa standar kemampuan yang diukur dari satuan waktu yang digunakan. Standar kemampuan dari satuan waktu disebut dengan Norma Waktu.
Norma waktu adalah satu satuan waktu yang dipergunakan untuk mengukur berapa hasil yang dapat diperoleh. Rumusnya adalah:
Orang x Waktu
NORMA WAKTU = -------------------- —
Hasil
Contoh:
Pengetik dalam waktu 30 menit dapat menghasilkan berapa lembar ketikan (misalnya 2 lembar ketikan).
1 Orang pengetik x 30 menit
NORMA WAKTU = — — ---------------— ^-------
2 lembar ketikan
Berdasarkan contoh tersebut dapat ditetapkan bahwa rata-rata standar kemampuan seorang pengetik adalah 15 menit menghasilkan satu lembar ketikan.
c. Waktu kerja. Waktu kerja yang dimaksud adalah waktu kerja normatif dan efektif, artinya waktu kerja yang digunakan untuk bekerja. Waktu kerja terdiri atas Hari Kerja Normatif dan Jam Kerja Efektif.
1) Hari kerja normatif adalah jumlah hari dalam kalender dikurangi hari libur dan cuti. Pada dasarnya jumlah hari kerja setiap tahun berbeda, sehingga perhitungan hari kerja harus disesuaikan dengan kalender tahunan pemerintah, sebagai berikut:
Jumlah Hari menurut kalender ...H a r i
Jumlah Hari minggu dalam 1 tahun .... Hari
Jumlah Hari libur dalam 1 tahun .... Hari
Jumlah cuti dalam 1 tahun .... Hari
Hari kerja Normatif .... Hari
5
Perhitungan hari kerja tahun 2016 dengan 5 hari kerja.
a) Satu tahun kalender : 365 Hari
b) Libur Sabtu/Minggu
52 Minggu X 2 hari : 104 Hari
c) Libur Nasional (pada hari kerja) : 11 Hari
d) Cuti Tahunan : 12 Hari
e) Hari Efektif 1 Tahun
(3 6 5 -1 0 4 -1 1 -1 2 ) : 238 Hari
Contoh:
Perhitungan hari kerja tahun 2016 dengan 6 hari kerja.
a) Satu tahun kalender : 365 Hari
b) Libur Sabtu/Minggu
52 Minggu X 1 hari : 52 Hari
c) Libur Nasional (pada hari kerja) : 11 Hari
d) Cuti Tahunan : 12 Hari
e) Hari Efektif 1 Tahun
( 3 6 5 -5 2 -1 1 -1 2 ) : 290 Hari
Sedangkan untuk satuan yang melaksanakan tugas operasi dan siaga PPRC ditetapkan 7 hari kerja yang disesuaikan dengan lama tugas dan siaga PPRC tersebut.
2) Jam kerja normal. Pada dasarnya mengacu kepada Kepres Nomor 58 tahun 1964 tentang jam kerja Kantor Pemerintah Rl jo Kepres Nomor 68 Tahun 1965, jo Kepres Nomor 24 tahun 1972 namun demikian ditinjau dari kepentingan operasional dan kesiapsiagaan satuan maka jam kerja disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI dan TNI AD.
a) Satops.
(1) Brigif / Resimen / Batalyon / Den (Satuan Manuver). Kebijakan TNI AD pada tahun 2014, khusus untuk satuan manuver bahwa kegiatan mulai jam 05.00 s.d 06.00 dan 07.00 s.d. 17.00 atau 11 jam per hari.
(2) Korem/Kodim/Denintel/Skadron (5 hari kerja).
(a) Senin s.d kamis mulai jam 07.00 s.d 15.30 =
8.5 jam.
(b) Jumatmulai jam 07.00 s.d. 16.00 = 9 jam.
(c) Jam kerja harian ( (8.5 x 4) + 9 ) / 5 = 8,6
jam/hari.
(3) Bagi satuan yang sedang melaksanakan siaga operasi (PPRC) maka pada dasarnya jam kerja 24 jam karena harus siap digerakan setiap saat, namun demikian terkait dengan kegiatan pembinaan satuan maka beban kerja antara kegiatan pembinaan satuan dan siaga tidak boleh melebihi 1 x 24 jam.
6
(4) Sedangkan bagi satuan yang sedang melaksanakan
operasi maka para pejabat yang terlibat mendapatkan beban
kerja penuh 24 jam dan tidak dibebani dengan kegiatan
pembinaan satuan dihome base, karena tugas-tugas di satuan
dilaksanakan oleh Korum.
b) Satdukops.
(1) Mabesad/Mako Kotama/Balakpus/Seskoad/ (5 hari
kerja).
(a) Senin s.d kamis mulai jam 07.00 s.d 15.30 = 8.5
jam.
(b) Jumat mulai jam 07.00 s.d. 16.00 = 9 jam.
(c) Jam kerja harian ((8.5 x 4) + 9) / 5 = 8,6 jam/hari.
(2) Akmil, Secapa, Lemdik Kodiklat dan Lemdikrah (6 hari
kerja). Ditinjau dari aspek tipologi wilayah maka mulai jam
kerja disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing,
namun secara umum mengacu kepada perhitungan sebagai
berikut:
(a) Senin s.d Kamis mulai jam 07.00 s.d 16.00 = 9
jam
(b) Jumat mulai jam 07.00 s.d. 17.00 =10 jam
(c) Sabtu mulai jam 07.00 s.d. 12.00 = 5 jam
(d) Jam kerja harian ((9 x 4) + 10 + 5) 7 6 = 8.5
jam/hari
3) Jam kerja efektif adalah jumlah jam kerja formal dikurangi dengan waktu kerja yang hilang karena tidak bekerja (allowance), rata-rata 20% untuk satuan operasi dan 30% untuk satuan pendukung operasi dari jumlah jam kerja formal. Perhitungan didasarkan kepada jadwal kegiatan harian yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.
BAB III
METODE PENDEKATAN
11. Umum.
a. Dalam penilaian dan perhitungan beban kerja di Lingkungan TNI Angkatan Darat dapat digunakan empat metode pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik unit kerja masing-masing. Empat metode pendekatan tersebut meliputi pendekatan hasil kerja, pendekatan objek kerja, pendekatan peralatan kerja dan pendekatan tugas per tugas jabatan; dan
b. Khusus jabatan fungsional, perhitungan beban kerja mengacu kepada instansi pembinanya.
7 ■ ■■■.
12. Metode Pendekatan Hasil Kerja. Metode pendekatan hasil kerja digunakan untuk jabatan yang hasil kerjanya hanya satu jenis dan bersifat fisik atau kebendaan atau hasil kerja non fisik tetapi dapat dihitung. Metode pendekatan hasil kerja dilakukan dengan mengidentifikasi beban kerja dari hasil kerja jabatan.
a. Inform asi. Informasi yang diperlukan dalam menggunakan metode pendekatan hasil kerja adalah:
1) wujud hasil kerja dan satuannya;
2) jumlah beban kerja yang tercermin dari target hasil kerja yang harus dicapai; dan
3) standar kemampuan rata-rata untuk memperoleh hasil kerja.
b. Hasil Kerja. Hasil kerja adalah produk atau output jabatan. Metode dengan pendekatan hasil kerja adalah menghitung formasi dengan mengidentifikasi beban kerja dari hasil kerja jabatan. Metode ini dipergunakan untuk jabatan yang hasil kerjanya fisik atau bersifat kebendaan atau hasil kerja non fisik tetapi dapat dikuantifisir. Perlu diperhatikan, bahwa metode ini efektif dan mudah digunakan untuk jabatan yang hasil kerjanya hanya satu jenis.
Rumus menghitung dengan pendekatan metode ini adalah:
X Beban kerja
----- — ----- — — •— —----------- x 1 orang
Standar Kemampuan Rata-rata
Contoh:
Jabatan : Pengentri Data
Hasil kerja : Data entrian
Beban kerja/target hasil : 200 data entrian setiap hari Standar kemampuan pengentrian : 30 data per hari
Perhitungannya adalah:
200 data entrian
—--------------------- x 1 orang = 6,67 orang
30 data entrian
Dibulatkan menjadi 7 orang.
13. Metode Pendekatan Objek Kerja. Metode pendekatan objek kerja dipergunakan untuk jabatan yang beban kerjanya bergantung dari jumlah objek yang harus dilayani, sedangkan objek kerja adalah objek yang dilayani dalam pelaksanaan pekerjaan.
a. Inform asi. Informasi yang diperlukan dalam menggunakan metode pendekatan objek kerja adalah:
8
1) wujud objek kerja dan satuannya;
2) jumlah beban kerja yang tercermin dari banyaknya objek yang harus dilayani; dan
3) standar kemampuan rata-rata untuk melayani objek kerja.
b. Objek Kerja. Objek kerja yang dimaksud di sini adalah objek yang dilayani dalam pelaksanaan pekerjaan. Metode ini dipergunakan untuk jabatan yang beban kerjanya bergantung dari jumlah objek yang harus dilayani. Sebagai contoh, Dokter melayani pasien, maka objek kerja jabatan Dokter adalah pasien, sehingga banyaknya volume pekerjaan Dokter tersebut dipengaruhi oleh banyaknya pasien.
Rumus menghitung dengan pendekatan metode ini adalah:
X Objek kerja
------------------------—— —- — — x 1 orang
Standar Kemampuan Rata-rata
Contoh:
Jabatan : Dokter Poliklinik
Objek kerja : Pasien
Jumlah Objek kerja (beban kerja) : 80 pasien per hari
Standar kemampuan pemeriksaan : 25 pasien per hari
80 pasien
— —— ----- x 1 Dokter = 3,2 orang Dokter
25 pasien
Dibulatkan menjadi 3 orang.
14. Metode Pendekatan Peralatan Kerja. Metode pendekatan peralatan kerja digunakan untuk jabatan yang beban kerjanya tergantung pada peralatan kerja yang digunakan dalam bekerja termasuk di dalamnya peralatan dan Alutsista sesuai dengan tugas dan fungsi meliputi:
a. Informasi. Dalam menggunakan metode pendekatan peralatan kerja, informasi yang diperlukan adalah:
1) satuan alat kerja;
2) jabatan yang diperlukan untuk pengoperasian alat kerja;
3) jumlah alat kerja yang dioperasikan; dan
4) rasio jumlah personel per jabatan per-alat kerja (RPK). Ketentuan rasio untuk Alutsista atau peralatan khusus dapat menggunakan standar pengawakan Internasional atau TOP/DSP/DSPP yang berlaku. Misalnya pesawat, kapal dan Ranpur.
.. 9
b. Peralatan Kerja. Peralatan kerja adalah peralatan yang digunakan dalam
bekerja. Metode ini digunakan untuk jabatan yang beban kerjanya bergantung pada peralatan kerjanya. Sebagai contoh pengemudi, beban kerjanya bergantung pada
kebutuhan operasional kendaraan yang harus dikemudikan.
Rumus perhitungannya adalah:
X Peralatan kerja
— — — -------------------------- x 1 orang
Rasio penggunaan alat kerja
Contoh 1: Bus angkutan personel
Satuan alat kerja : Satuan Angkutan
Jabatan yang diperlukan untuk Pengoperasian : pengemudi bus
alat kerja montir bus
Jumlah alat kerja yang dioperasikan : 20 bus
Rasio pengoperasian alat kerja : 1 pengemudi bus 1 bus
: 1 montir 5 bus
Jumlah personel yang diperlukan.
Pengemudi bus:
20 bus
x 1 pengemudi = 20 pengemudi
1 bus
Bus:
20 bus
x 1 montir = 4 montir bus
5 bus
Contoh 2 : Meriam 105 mm
Satuan alat kerja : Kompi/Baterai Artileri Medan
Jabatan yang diperlukan untuk Pengoperasian alat kerja
: pengemudi truk penarik : pelayan meriam
Jumlah alat kerja yang dioperasikan : 6 pucuk meriam 105 mm Rasio pengoperasian alat kerja : 1 pengemudi truk penarik : 6 pelayan meriam
Jumlah personel yang diperlukan
Pengemudi truk penarik:
6 pucuk
-------- ------ x 1 pengemudi truk = 6 pengemudi truk
1 pucuk
10
Pelayan meriam:
6 pucuk
-----------— x 6 pelayan = 36 pelayan meriam
1 pucuk
15. Metode Pendekatan Tugas Per Tugas Jabatan. Metode pendekatan tugas per tugas jabatan dipergunakan untuk menghitung beban kerja pada jabatan yang hasil kerjanya abstrak atau beragam/banyak jenisnya meliputi:
a. Informasi. Informasi yang diperlukan dalam menggunakan metode pendekatan tugas per tugas jabatan adalah:
1) uraian tugas beserta jumlah beban kerja untuk setiap tugas;
2) waktu penyelesaian tugas; dan
3) jumlah waktu kerja efektif.
b. Tugas Per Tugas Jabatan. Tugas per tugas jabatan adalah metode untuk menghitung kebutuhan personel pada jabatan yang hasil kerjanya abstrak atau beragam/banyak jenisnya.
Rumusnya adalah:
Total Beban Kerj Total Man Hours
Formasi Personel = ----------------- —-------- - = ------------------—
Waktu Kerja Efektif MAF
c. Analisa Faktor Waktu Kerja Efektif (Man-Hours Availability Factor/MAF).
1) Waktu Kerja Efektif. MAF adalah waktu kerja (Man-Hours) rata-rata per tahun yang secara efektif tersedia bagi seorang pekerja untuk melaksanakan tugasnya. Kebutuhan Man-Hours suatu satuan apabila dibagi dengan MAF akan menunjuk jumlah kebutuhan tenaga manusia (pekerja) untuk satuan tersebut.
2) Cara Menghitung MAF. MAF pada dasarnya merupakan jam kerja efektif dalam satu tahun yang betul-betul digunakan untuk melaksanakan pekerjaan secara produktif. Dengan demikian untuk mendapatkan MAF unsur-unsur kegiatan yang tidak produktif harus dikeluarkan dari jumlah jam kerja yang resmi.
MAF = Jumlah jam kerja per tahun - Waktu kerja yang digunakan untuk kegiatan yang tidak produktif (allowance).
Contoh 1. Satuan pendukung operasi.
Jabatan : Pabanorg Sdirdok Kodiklat TNI AD (kuesioner perhitungan beban kerja terlampir).
11
Jumlah waktu kerja rata-rata setahun yang ditetapkan sebagai waktu efektif adalah 8,6 jam x 238 x 70% = 1.433 jam. Jadi jumlah personel yang dibutuhkan untukjabatan Pabanorg Sdirdok KodiklatTNI AD adalah:
1.728
----------- x 1 orang = 1,21 orang, dibulatkan menjadi 1 orang
1.433
Contoh 2. Satuan operasi yang melaksanakan Siaga PPRC
Jabatan : Danbrigif 17/Kostrad (kuesioner perhitungan beban kerja terlampir)
Jumlah waktu kerja rata-rata setahun yang ditetapkan sebagai waktu efektif adalah 11 jam x 365 x 80% = 7.008 jam. Jadi jumlah personel yang dibutuhkan untukjabatan Danbrigif 17/Kostrad adalah:
7.290
------------x 1 orang = 1,04 orang, dibulatkan menjadi 1 orang
7.008
Contoh 3. Satuan Operasi dengan Kegiatan Operasional Rutin
Jabatan : Danyonarhanudri-2/K (kuesioner perhitungan beban kerja terlampir)
Jumlah waktu kerja rata-rata setahun yang ditetapkan sebagai waktu efektif adalah 11 jam x 290 x 80% = 2.552 jam. Jadi jumlah personel yang dibutuhkan untukjabatan Danyonarhanudri-1/Kostrad adalah:
2.392,17
------------ x 1 orang = 0.94 orang, dibulatkan menjadi 1 orang
2.552
BAB IV
PELAKSANAAN KEGIATAN
16. Umum. Kegiatan penilaian dan perhitungan beban kerja dilaksanakan melalui enam tahap yang meliputi perencanaan, persiapan, pelaksanaan, verifikasi, pelaporan serta pengawasan dan pengendalian. Hasil pelaksanaan penilaian dan perhitungan beban kerja digunakan sebagai indikator kendali oleh unsur pimpinan, terutama dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi unit kerja.
17. Tahap Perencanaan. Dalam tahap perencanaan kegiatan yang dilaksanakan adalah pembuatan Surat Perintah dilanjutkan dengan pembuatan Rencana Garis Besar (RGB) dan melaksanakan koordinasi kepada unit kerja yang akan diukur.
12
a. W aktu Penilaian. Secara umum waktu penilaian dapat dilaksanakan secara berkala. Sebagai dasar dalam menentukan waktu penilaian di lingkungan Mabes TNI dan TNI Angkatan Darat, adalah sebagai berikut:
1) Secara periodik dilaksanakan setiap tahun.
a) Triwulan I tingkat Unit kerja;
b) Triwulan II tingkat Satker;
c) Triwulan III tingkat Kotama/Balakpus; dan
d) Triwulan IV tingkat Mabesad.
2) Sesuai dengan kebutuhan/permintaan baik untuk kepentingan penilaian organisasi maupun dalam rangka validasi organisasi.
b. Satuan yang Dinilai. Penilaian dilaksanakan di seluruh unit kerja.
c. Satuan yang Menilai. Pada dasarnya yang melakukan penilaian adalah Pimpinan/Satuan atasan masing-masing.
1) Tingkat Unit Kerja oleh Satker;
2) Tingkat Satker oleh Kotama/Balakpus;
3) Tingkat Kotama/Balakpus oleh Mabesad; dan
4) Tingkat Mabesad oleh Mabes TNI.
5) Untuk kepentingan validasi organisasi penilaian beban kerja dilaksanakan oleh Tim Mabesad yang dikoordinasikan oleh Aspers Kasad dengan melibatkan staf umum lainnya dan LKT terkait
18. Tahap Persiapan. Dalam tahap persiapan kegiatan yang dilaksanakan antara lain: menyiapkan tim pembekalan dan verifikasi, tim penilai, format kuesioner dan melaksanakan koordinasi dengan satuan yang dinilai.
a. Tim Pembekalan dan Verifikasi. Tim ini terdiri atas unsur pejabat terkait di tingkat Mabes TNI Angkatan dan Kotama/Balakpus yang bertugas memberikan penjelasan materi petunjuk teknis penilaian dan perhitungan beban kerja kepada Tim Penilai serta melaksanakan verifikasi terhadap proses pelaksanaan kegiatannya.
b. Tim Penilai. Pada dasarnya penilaian dilaksanakan oleh pejabat satu tingkat di atas un it kerja yang dinilai (dibawah koordinasi pejabat yang membidangi pembinaan personel). Unit kerja yang dinilai, merupakan suatu tingkatan dalam organisasi sebagai pelaksana fungsi yang ada dalam satuan organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat. Secara umum pelaksana penilai dapat dilakukan oleh:
.. 13 . .
1) pejabat setingkat di atas unit kerja yang dinilai beban kerjanya; 2) tim yang ditunjuk sesuai dengan kepentingan organisasi; dan
3) perorangan atau pejabat tertentu yang ditunjuk sesuai kebutuhan.
c. Format Kuesioner. Yang dimaksud dengan format kuesioner adalah lembar kuesioner yang memuat rincian uraian kegiatan pokok dan tambahan berdasarkan pertelaan tugas yang tercantum dalam (POP/DSP/DSPP/TOP). Pembuatan format kuesioner ini diisi oleh masing-masing unit kerja dengan supervisi tim penilai dari Komando Atas.
d. Koordinasi. Kegiatan koordinasi dimaksudkan untuk memudahkan secara teknis dalam pelaksanaan kegiatan penilaian dan perhitungan beban kerja, sekaligus untuk mendapatkan dukungan guna memperlancar pelaksanaan kegiatan penilaian.
19. Tahap Pelaksanaan. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam tahap pelaksanaan adalah sebagai berikut:
a. Pembekalan. Pembekalan diberikan kepada Tim Penilai sebelum pelaksanaan kegiatan penilaian dengan tujuan agar memiliki pemahaman yang benar terhadap proses penilaian beban kerja satuan. Materi pembekalan berisi pokok-pokok dan pedoman tentang penilaian dan perhitungan beban kerja seperti yang tertuang dalam buku petunjuk.
b. Pengumpulan Data. Kegiatan ini merupakan pengumpulan data dari hasil pengisian kuesioner berdasarkan kegiatan pengukuran waktu penyelesaian terhadap masing-masing jenis pekerjaan yang dinilai.
c. Perhitungan. Perhitungan dilakukan berdasarkan rumusan yang telah ditetapkan yang memuat hasil perhitungan Indeks Beban Kerja dan Jumlah Personel yang dibutuhkan pada unit kerja tersebut, dengan menggunakan data hasil pengukuran.
d. Rekomendasi. Hasil akhir dari penilaian dan perhitungan beban kerja adalah laporan tertulis yang memuat rekomendasi yang meliputi:
1) jumlah personel pada jabatan yang bersangkutan perlu dipertahankan, ditambah atau dikurangi;
2) unit kerja yang ada perlu dipertahankan, digabung dan atau dilikuidasi; dan
3) saran/informasi lain yang relevan, misalnya perlunya pembagian beban kerja secara proporsional di unit kerja.
20. Tahap Verifikasi. Kegiatan yang dilaksanakan dalam tahap verifikasi adalah mengecek kembali tingkat validitas dan reliabilitas dari hasil penilaian dan perhitungan beban kerja yang telah dilaksanakan oleh unit kerja. Kegiatan verifikasi ditujukan kepada objek-objek sebagai berikut:
14
a. Jenis Kegiatan. Pengecekan apakah jenis kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan pedoman atau ketentuan yang telah ditetapkan sesuai dengan Tupok dalam Orgas, Mekhubja, Juknis/Protap, Pertelaan Tugas, Buku Kerja dan Paket Buku Latker/TO. Pada dasarnya seluruh uraian kegiatan harus memiliki relevansi dengan tugas jabatan {job related) baik yang bersifat rutin, pokok, penunjang maupun tambahan.
b. Jumlah Personel. Pengecekan jumlah personel riil yang dicantumkan dalam formulir dan disesuaikan dengan jumlah dalam TOP/DSPP maupun nyata.
c. Frekuensi Kegiatan. Pengecekan frekuensi kegiatan dengan kategori kegiatan tahunan, semester, triwulan, bulanan, mingguan dan harian.
d. Waktu Yang Dibutuhkan Tiap Kegiatan. Pengecekan waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian jenis kegiatan.
21. Tahap Pelaporan. Pelaporan yang dibuat oleh masing-masing tim penilai merupakan output dari proses penilaian dan perhitungan beban kerja dan sekaligus input untuk mengevaluasi beban kerja unit satuan kerja yang bersangkutan. Pertimbangan untuk melaksanakan evaluasi didasarkan pada rekomendasi yang telah dibuat oleh Tim Penilai. Pelaporan sifatnya berjenjang dari tingkat Satker dan Kotama diteruskan ke masing-masing Angkatan dan Mabes TNI sebagai bahan evaluasi organisasi dan pengawakan personel.
22. Pengawasan dan Pengendalian. Tahapan ini merupakan kegiatan yang ditujukan untuk melakukan kontrol terhadap kemungkinan adanya kesalahan dan penyimpangan selama proses kegiatan penilaian, yang hasilnya dapat digunakan untuk memperbaiki prosedur penilaian dan perhitungan beban kerja secara keseluruhan.
BAB V
TATARAN KEWENANGAN
23. Umum. Penilaian dan perhitungan beban kerja merupakan kegiatan yang berkaitan dengan penjabaran fungsi pembinaan organisasi dan pembinaan tenaga manusia. Dalam pelaksanaannya, melibatkan Kotama-Kotama dan satuan kerja jajarannya. Untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran, perlu diatur dalam tataran kewenangan dan tanggung jawab meliputi perencanaan, pelaksanaan serta pengawasan dan pengendalian.
24. Perencanaan.
a. Tingkat Mabesad.
1) Para Asisten Kasad. Memberikan masukan mengenai perkembangan organisasi Angkatan dan pertelaan tugasnya;
2) Asrena Kasad.
a) Memadukan perencanaan penilaian dan perhitungan beban kerja dengan pengembangan sistem manajemen organisasi dan prosedur Angkatan; dan
15
b) Mendukung proses usulan anggaran untuk pelaksanaan pembinaan personel dan tenaga manusia untuk kegiatan penilaian dan perhitungan beban kerja Angkatan.
3) Aspers Kasad. Merumuskan kebijakan dan bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan perhitungan beban kerja Angkatan.
b. Tingkat Kotama/Satker/Balakpus.
1) Pang/Dan/Gub. Menunjuk tim pelaksana dan sosialisasi terhadap pelaksanaan penilaian dan perhitungan beban kerja terhadap satuan jajaran di bawahnya.
2) Para Asisten dan Para Direktur.
a) membantu Pang/Dan/Gub terhadap supervisi atas tahapan kegiatan penilaian beban kerja dan menentukan uraian pekerjaan yang ada di tiap-tiap Satker jajarannya;
b) menyusun rencana pelaksanaan kegiatan penilaian dan perhitungan beban kerja tingkat Kotama dan jajarannya; dan
c) bertanggung jawab atas penyiapan segala kebutuhan dalam rangka penilaian dan perhitungan beban kerja terhadap Satker jajarannya menyangkut fasilitas, dukungan sekretariat, akomodasi dan Iain-lain.
25. Pelaksanaan.
a. Tingkat Mabesad
1) Para Asisten Kas Angkatan. Memantau pelaksanaan kebijakan atas pelaksanaan penilaian dan penentuan beban kerja Angkatan disesuaikan dengan bidang tugas masing-masing.
2) Asrena Kasad. Menyalurkan dukungan anggaran bagi pelaksanaan penilaian dan penentuan beban kerja Angkatan serta memonitoring pelaksanaan kegiatan.
3) Aspers Kasad. Memantau pelaksanaan kebijakan dan bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan penentuan beban kerja Angkatan.
b. Tingkat Kotama/Satker/Balakpus.
1) Pang/Dan/Gub. Selaku Pembina dan narasumber dalam pelaksanaan penilaian dan penentuan beban kerja terhadap satuan jajaran dibawahnya.
2) Para Asisten dan Para Direktur. Melaksanakan kegiatan penilaian dan penentuan beban kerja sesuai dengan rencana yang ditetapkan.
16
3) Para Aspers/Ses/Dir Kotama/Satker/Balakpus. Memantau pelaksanaan kebijakan dan bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan penentuan beban kerja Kotama/Satker/Balakpus.
26. Pengawasan dan Pengendalian.
a. Tingkat Mabesad
1) Para Asisten Kasad. Memantau pelaksanaan kebijakan atas pelaksanaan penilaian dan penentuan beban kerja Angkatan disesuaikan dengan bidang tugas masing-masing.
2) Asrena Kasad. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian penyaluran dukungan anggaran bagi pelaksanaan penilaian dan penentuan beban kerja Angkatan serta melaksanakan evaluasi terhadap hasil laporan Tim pelaksana penilaian dan penentuan beban kerja guna kepentingan penataan organisasi di lingkungan Angkatan Darat.
3) Aspers Kasad. Melakukan pengawasan dan pengendalian selama proses kegiatan penilaian dan perhitungan beban kerja menyangkut pengukuran, pengumpulan data, analisis data dan laporan.
c. Tingkat Kotama/Satker/Balakpus.
1) Pang/Dan/Gub. Mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan menyangkut dukungan anggaran dan laporan pelaksanaan.
2) Para Aspers/Ses/Dir Kotama/Satker/Balakpus. Melakukan pengawasan dan pengendalian selama proses kegiatan penilaian dan perhitungan beban kerja menyangkut pengukuran, pengumpulan data, analisis data dan laporan.
BAB VI
PENUTUP
27. Keberhasilan. Disiplin untuk menaati ketentuan yang terdapat dalam Pedoman tentang Pokok-Pokok Penilaian Beban Kerja di Lingkungan TNI Angkatan Darat ini oleh para pejabat terkait sangat berpengaruh terhadap keberhasilan di dalam dalam penyusunan formasi (DSP/DSPP/TOP) satuan kerja di lingkungan TNI Angkatan Darat.
28. Penyempumaan. Hal-hal yang dipandang perlu berkaitan dengan adanya perkembangan tuntutan kebutuhan untuk penyempumaan pedoman ini agar disarankan kepada Kasad melalui Aspers Kasad sesuai dengan mekanisme umpan balik.
Autentikasi
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat
TT&
j DIREKTUF S^Uli 11111L
' ^ oratajudahj
enderal Angkatan Darat, (rman, M.P.A.
Asisten Personel, tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M. Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA Sublampiran A MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT Lampiran Keputusan Kasad — ------------- ------------ ------------------- NomorKep/993/ X I I / 2016 Tanggal, 7 Desember 2016
PENGERTIAN
1. A nalisis kebutuhan personel TNI. Analisis kebutuhan personel TNI adalah proses yang dilakukan secara logis, teratur dan berkesinambungan untuk mengetahui jumlah dan kualitas personel TNI yang diperlukan. Analisis kebutuhan personel TNI dilakukan agar personel TNI memiliki pekerjaan yang jelas, sehingga personel TNI secara nyata akan terlihat kontribusinya terhadap pencapaian misi organisasi atau program yang telah ditetapkan.
2. Beban Kerja (Workload). Beban kerja adalah penentuan besar beban pekerjaan yang ditanggung oleh seorang personel dibanding dengan beban kerja dalam situasi dan kondisi normal dan hasilnya digunakan untuk menentukan kuantitas serta kualitas personel yang diperlukan guna menetapkan sistem dan prosedur pelaksanaan tugas.
3. Formasi. Formasi adalah jumlah dan susunan jabatan dan atau pangkat (POP/DSP/DSPP/TOP) yang diperlukan dalam suatu satuan organisasi TNI untuk mampu melaksanakan tugas pokok secara optimal dalam jangka waktu tertentu.
4. Jabatan (Occupation). Jabatan adalah sekelompok tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang merupakan suatu keseluruhan, dimaksudkan suatu pekerjaan yang lazimnya diserahkan dan dipertanggungjawabkan kepada seseorang personel secara terus-menerus.
5. Jam Kerja Efektif Per Tahun. Jam Kerja Efektif Per tahun adalah jam kerja nyata sesuai dengan ketentuan jam kerja kantor setahun setelah dikurangi dengan hari libur resmi, hak cuti dan waktu tidak efektif (allowance).
6. Jam Kerja Formal. Jam kerja formal adalah jam kerja yang ditentukan oleh Pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 58 Tahun 1964 tentang Jam Kerja Kantor Pemerintah Rl jo. Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 1965, jo. Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 1972.
7. Jam Manusia (Man-Hours). Jam manusia adalah satuan ukuran waktu kerja yang digunakan untuk menyatakan bobot suatu pekerjaan. Satu man-hour equivalent dengan satu orang bekerja normal selama 60 menit atau dua orang bekerja normal selama 30 menit atau dapat pula equivalent dengan kombinasi-kombinasi orang (kelompok) dan waktu kerja yang lain asal jumlah totalnya equivalent dengan 60 menit.
8. Man-Hours Availability Factor (MAF). MAF adalah waktu kerja man-hours rata rata per tahun yang secara efektif tersedia bagi seorang pekerja untuk melaksanakan tugasnya. Kebutuhan man-hours suatu satuan apabila dibagi dengan MAF akan menunjuk jumlah kebutuhan tenaga manusia (pekerja) untuk satuan tersebut.
9. Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC). Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) adalah pasukan gabungan Tentara Nasional Indonesia yang mempunyai batasan waktu satu kali 24 jam setelah ada perintah dari Panglima TNI, harus sudah berada di daerah yang membutuhkan pengamanan reaksi cepat.
2
10. Pekerjaan (Job). Pekerjaan ialah sesuatu yang diperoleh seseorang melalui pendidikan atau pengalaman, kemudian melekat sebagai atribut orang tersebut, yang apabila dikaitkan dengan organisasi disebut sebagai jabatan. Orang dengan pekerjaan tertentu dapat melakukan beberapa macam tugas spesifik. Orang-orang yang dapat melaksanakan tugas-tugas yang sama berarti memiliki pekerjaan yang sama, pekerjaan dipakai sebagai dasar dalam penempatan, pengklasifikasian, pemilihan dan penugasan seseorang.
11. Penilaian Beban Kerja. Penilaian Beban Kerja adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui dan mengukur besarnya beban kerja satuan kerja/unit organisasi yang hasil ukurannya dinyatakan dalam persentase Indeks Beban Kerja (IBK). Nilai IBK tersebut, merupakan indikator yang memberi gambaran tentang tingkat efisiensi dan efektivitas Satker/unit organisasi bersangkutan.
12. Penentuan Beban Kerja. Penentuan Beban Kerja adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui dan mengukur besarnya beban kerja satuan kerja TNI Angkatan Darat yang hasil ukurannya dinyatakan dalam workload faktor satuan (suatu indeks) atau unit pengukuran yang secara konsisten dapat dihubungkan dengan tenaga manusia yang dibutuhkan oleh satuan kerja di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
13. Persediaan personel TNI. Persediaan personel TNI adalah jumlah dan kualitas yang dimiliki saat ini yang disebut juga dengan Bezetting.
14. Persyaratan Jabatan (Occupation Requirements). Persyaratan jabatan adalah suatu ketentuan tentang syarat-syarat personel yang memenuhi kriteria yang diperlukan untuk menduduki suatu jabatan.
15. Satuan Operasi. Satuan Operasi adalah satuan yang dibentuk dan disiapkan untuk melaksanakan tugas operasi militer dan atau operasi tempur baik secara langsung maupun tidak langsung, baik berdiri sendiri maupun dalam hubungan dengan satuan yang lebih besar dalam rangka pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat terdiri dari Satuan Manuver, Satkowil, dan Satintel.
16. Satuan Pendukung Operasi. Satuan Pendukung Operasi adalah satuan yang diorganisir untuk mendukung penyelenggaraan segi-segi dari tugas pokok TNI Angkatan Darat secara fungsional dan tidak disiapkan untuk melaksanakan tugas operasi militer dan atau bertempur Mabesad, Mako, Balakpus/Balakkotama.
17. Standar Kemampuan Rata-rata (SKR) personel TNI Angkatan Darat. Standar kemampuan rata-rata personel TNI adalah Standar Kemampuan Rata-rata yang diberikan seorang personel TNI AD atau sekelompok personel TNI AD untuk memperoleh satu satuan hasil, yang disebut juga dengan standar prestasi rata-rata personel TNI AD.
18. Tugas (Task). Tugas adalah suatu satuan kerja atau kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan.
19. Unit Kerja (Work Center). Unit kerja adalah suatu kumpulan personel yang menggunakan mesin, proses, metode dan operasi yang sama untuk melaksanakan suatu pekerjaan sejenis yang biasanya terletak di suatu tempat terpusat.
3
20. Uraian Jabatan (Occupation Description). Uraian jabatan (Occupation Description) adalah suatu keterangan singkat yang ditulis secara cermat mengenai kewajiban dan tanggung jawab suatu jabatan.
21. Uraian Kegiatan Satuan Kerja. Uraian kegiatan satuan kerja adalah seperangkat informasi yang menggambarkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam melaksanakan tugas suatu satuan kerja yang perlu dicantumkan secara lengkap dan jelas.
22. Uraian Unit Kerja (Work Center Description/WCD). Uraian unit kerja (Work Center DescriptionA/VCD adalah suatu penjabaran kegiatan yang dilakukan dalam suatu unit kerja.
23. Waktu Kerja. Waktu kerja adalah jumlah waktu yang wajar dan benar-benar digunakan untuk menyelesaikan satu satuan produk/hasil kerja dalam satu tahapan proses penyelesaian pekerjaan oleh pemangku jabatan.
24. Waktu Tidak Efektif (allowance). Waktu tidak efektif (allowance) adalah waktu kerja yang diperkenankan untuk digunakan tidak produktif karena faktor kelelahan dasar, pengaruh tempat kerja dan untuk keperluan yang sifatnya pribadi.
Autentikasi a.n. Kepala Staf Angkatan Darat
Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Brigadir Jenderal TNI
Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA
MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT
TAHAPAN PELAKSANAAN
Sublampiran B
Lampiran Keputusan Kasad Nomor Kep / 993 / XII / 2016 Tanggal, 7 Desember 2016
METODE PENDEKATAN HASIL KERJA
1. Mengidentifikasi jabatan yang dapat dilihat melalui DSP/DSPP/TOP dari tiap-tiap unit kerja yang diukur, adapun dokumen terkait lainnya sebagai berikut:
a. Orgas satuan;
b. Mekanisme hubungan kerja;
c. Protap kerja/satuan; dan
d. Program kerja satuan.
2. Mengumpulkan data yang meliputi:
a. Wujud hasil kerja;
b. Hasil kerja yang harus dicapai; dan
c. Jumlah personel yang dibutuhkan.
3. Memeriksa hasil pengumpulan data.
4. Melaksanakan wawancara baik kepada responden, atasan maupun bawahan bila dianggap belum jelas, untuk melengkapi data yang diperlukan atau sebagai cross check.
5. Melakukan entri data, mengolah, menganalisa, menyimpulkan dan menyarankan hasil perhitungan formasi.
6. Dalam menentukan formasi personel dibutuhkan beberapa aspek seperti menguraikan pekerjaan, volume beban kerja, penentuan standar kemampuan rata-rata dan jumlah beban kerja/tugas. Standar beban kerja dapat dinyatakan dalam ukuran Indeks Beban Kerja yang dihitung dengan rumus :
Personel Formasi
Indeks Beban Kerja = -------------------------— X 100 %
Personel Nyata
7. Kriteria penilaian digunakan sebagai tolak ukur penilaian. Dari hasil penilaian dapat diketahui bahwa beban kerja rendah atau tinggi, sehingga dapat ditentukan jumlah personel yang dibutuhkan dalam suatu jabatan. Kriteria yang digunakan dalam penilaian adalah menggunakan standar indeks beban kerja sebagai berikut:
2
b. 60% -79% unit kerja perlu pengurangan personel;
c. 80% -119% unit kerja memenuhi standar beban kerja;
d. 120% -140% unit kerja perlu penambahan personel; dan
e. lebih besar dari 140% unit kerja perlu dikaji kembali untuk validasi organisasi.
Standar indek beban kerja di atas merupakan rekomendasi atas hasil pengukuran beban kerja yang telah dilaksanakan. Tindak lanjut dari rekomendasi ini perlu dikaji kembali melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Autentikasi
enderal Angkatan Darat,
erman, M.P.A.
Brigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA
MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT
TAHAPAN PELAKSANAAN
Sublampiran C
Lampiran Keputusan Kasad NomorKep/993/ X II/2016 Tanggal, 7 Desember2016
METODE PENDEKATAN OBYEK KERJA
1. Mengidentifikasi jabatan yang dapat dilihat melalui DSP/DSPP/TOP dari tiap-tiap unit kerja yang diukur, adapun dokumen terkait lainnya sebagai berikut:
a. Orgas satuan;
b. Mekanisme hubungan kerja;
c. Protap kerja/satuan; dan
d. Program kerja satuan.
2. Mengumpulkan data yang meliputi:
a. Wujud obyek kerja;
b. Banyaknya obyek yang dilayani; dan
c. Jumlah personel yang dibutuhkan.
3. Memeriksa hasil pengumpulan data.
4. Melaksanakan wawancara baik kepada responden, atasan maupun bawahan bila dianggap belum jelas, untuk melengkapi data yang diperlukan atau sebagai cross check.
5. Melakukan entri data, mengolah, menganalisa, menyimpulkan dan menyarankan hasil perhitungan formasi.
6. Dalam menentukan formasi personel dibutuhkan beberapa aspek seperti menguraikan pekerjaan, volume beban kerja, penentuan standar kemampuan rata-rata dan jumlah beban kerja/tugas. Standar beban kerja dapat dinyatakan dalam ukuran Indeks Beban Kerja yang dihitung dengan rumus :
Personel Formasi
Indeks Beban Kerja = --------— --------------— X 100 %
Personel Nyata
7. Kriteria penilaian digunakan sebagai tolak ukur penilaian. Dari hasil penilaian dapat diketahui bahwa beban kerja rendah atau tinggi, sehingga dapat ditentukan jumlah personel yang dibutuhkan dalam suatu jabatan. Kriteria yang digunakan dalam penilaian adalah menggunakan standar indeks beban kerja sebagai berikut:
a. lebih kecil dari 60% unit kerja dapat dihapuskan atau digabungkan dengan unit kerja lainnya;
2
a. lebih kecil dari 60% unit kerja dapat dihapuskan atau digabungkan dengan unit kerja lainnya;
b. 60% -79% unit kerja perlu pengurangan personel;
c. 80% -119% unit kerja memenuhi standar beban kerja;
d. 120% -140% unit kerja perlu penambahan personel; dan
e. Lebih besar dari 140% unit kerja perlu dikaji kembali untuk validasi organisasi.
Standar indek beban kerja di atas merupakan rekomendasi atas hasil pengukuran beban kerja yang telah dilaksanakan. Tindak lanjut dari rekomendasi ini perlu dikaji kembali melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Autentikasi
enderal Angkatan Darat, r
erman, M.P.A.
Brigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA
MARKAS BESAR ANGKATAN DARATSublampiran D
Lampiran Keputusan Kasad
Nomor Kep / 993 /XII / 2016
Tanggal, 7 Desember2016
TAHAPAN PELAKSANAAN
METODE PENDEKATAN PERALATAN KERJA
1. Mengidentifikasi jabatan yang dapat dilihat melalui DSP/DSPP/TOP dari tiap-tiap unit kerja yang diukur, adapun dokumen terkait lainnya sebagai berikut:
a. Orgas satuan;
b. Mekanisme hubungan kerja;
c. Protap kerja/satuan; dan
d. Program kerja satuan.
2. Mengumpulkan data yang meliputi:
a. Satuan alat kerja;
b. Jabatan yang diperlukan untuk mengoperasikan alat kerja;
c. Jumlah alat kerja yang dioperasikan; dan
d. Rasio jumlah personel per jabatan per alat kerja (standar pengawakan). 3. Memeriksa hasil pengumpulan data.
4. Melaksanakan wawancara baik kepada responden, atasan maupun bawahan bila dianggap belum jelas, untuk melengkapi data yang diperlukan atau sebagai cross check.
5. Melakukan entri data, mengolah, menganalisa, menyimpulkan dan menyarankan hasil perhitungan formasi.
6. Dalam menentukan formasi personel dibutuhkan beberapa aspek seperti menguraikan, volume beban kerja, penentuan standar kemampuan rata-rata dan jumlah beban kerja/tugas. Standar beban kerja dinyatakan dalam ukuran indeks beban kerja yang dihitung dengan rumus:
Personel Formasi
Indeks Beban Kerja = —---- — ——— ------ X 100 %
Personel Nyata
7. Kriteria penilaian digunakan sebagai tolak ukur penilaian. Dari hasil penilaian dapat diketahui bahwa beban kerja rendah atau tinggi, sehingga dapat ditentukan jumlah personel yang dibutuhkan dalam suatu jabatan. Kriteria yang digunakan dalam penilaian adalah menggunakan standar indeks beban kerja sebagai berikut:
2
a. lebih kecil dari 60% unit kerja dapat dihapuskan atau digabungkan dengan unit kerja lainnya;
b. 60% -79% unit kerja perlu pengurangan personel;
c. 80% -119% unit kerja memenuhi standar beban kerja;
d. 120% -140% unit kerja perlu penambahan personel; dan
e. Lebih besar dari 140% unit kerja perlu dikaji kembali untuk validasi organisasi.
Standar indeks beban kerja di atas merupakan rekomendasi atas hasil pengukuran beban kerja yang telah dilaksanakan. Tindak lanjut dari rekomendasi ini perlu dikaji kembali melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Autentikasi
enderal Angkatan Darat,
erman, M.P.A.
Brigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA
MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT
TAHAPAN PELAKSANAAN
Sublampiran E
Lampiran Keputusan Kasad NomorKep/993 / X II/2016 Tanggal, 7 Desember2016
METODE PENDEKATAN TUGAS PER TUGAS JABATAN
1. Mengidentifikasi jabatan yang dapat dilihat melalui DSP/DSPP/TOP dari tiap-tiap unit kerja yang diukur, adapun dokumen terkait lainnya sebagai berikut:
a. Orgas satuan;
b. Mekanisme hubungan kerja;
c. Protap kerja/satuan; dan
d. Program kerja satuan.
2. Membuat dan melakukan penyebaran kuesioner kepada responden untuk mendapatkan data yang meliputi:
a. Uraian tugas beserta jumlah beban untuk setiap tugas; dan
b. Waktu penyelesaian tugas.
3. Memeriksa hasil kuesioner apakah sudah sesuai dengan data yang dibutuhkan.
4. Melaksanakan wawancara baik kepada responden, atasan maupun bawahan bila dianggap belum jelas, untuk melengkapi data yang diperlukan atau sebagai cross check.
5. Melakukan entri data, mengolah, menganalisa, menyimpulkan dan menyarankan hasil perhitungan formasi.
6. Hasil dari penilaian dan perhitungan beban kerja dalam bentuk persentase indeks beban kerja(IBK) dapat mengambarkan beban unit kerja, nilai kuantitatif IBK yang merepresentasikan rekomendasi secara kualitatif apakah unit kerja telah memenuhi standar beban unit kerja, perlu pengurangan atau penambahan personel serta validasi unit kerja.
7. Dalam menentukan standar beban kerja dibutuhkan beberapa aspek seperti menguraikan pekerjaan, mencatat waktu penyelesaian pekerjaan dan penentuan standar waktu baik untuk pekerjaan dengan alat atau tanpa alat. Dari kombinasi dan analisis terhadap aspek aspek tersebut dapat diperoleh satuan standar beban kerja. Satuan standar pelaksanaan pekerjaan dapat dinyatakan dalam menit atau jam persatuan pekerjaan. Standar beban kerja dapat dinyatakan dalam ukuran indeks beban kerja yang dihitung dengan rumus:
Total Beban Kerja
Indeks Beban Kerja X100%
Personel Nyata x Waktu Kerja Efektif
2
8. Kriteria penilaian digunakan sebagai tolak ukur penilaian. Dari basil penilaian dapat diketahui bahwa beban kerja rendah atau tinggi, sehingga dapat ditentukan jumlah personel yang dibutuhkan dalam suatu jabatan. Kriteria yang digunakan dalam penilaian adalah menggunakan standar indeks beban kerja sebagai berikut:
a. lebih kecil dari 60% unit kerja dapat dihapuskan atau digabungkan dengan unit kerja lainnya;
b. 60%-79% unit kerja perlu pengurangan personel;
c. 80% -119% unit kerja memenuhi standar beban kerja;
d. 120%-140% unit kerja perlu penambahan personel; dan
e. lebih besar dari 140% unit kerja perlu dikaji kembali untuk validasi organisasi.
Standar indeks beban kerja di atas merupakan rekomendasi atas hasil pengukuran beban kerja yang telah dilaksanakan. Tindak lanjut dari rekomendasi ini perlu dikaji kembali melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.
9. Banyaknya waktu kerja yang tidak produktif bagi setiap anggota dalam melaksanakan kegiatannya (allowance) dipengaruhi oleh kegiatan masing-masing individu baik yang bersifat rutin maupun insidentil. Untuk mencapai tujuan organisasi perlu diperhatikan adanya keseimbangan antara kepentingan organisasi di satu pihak dan kepentingan individu di lain pihak. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kegiatan masing-masing individu yang bersifat rutin maupun insidentil dapat digolongkan ke dalam beberapa contoh:
a. Urusan-urusan pribadi (personel related)]
b. Pemeriksaan medis (medical)]
c. Tugas-tugas organisasi di luar tugas pokok (organizational duties); d. Pendidikan (education);
e. Latihan (training); dan
f. Aktivitas sosial (social activity).
Masing-masing satuan dapat menghitung waktu kerja yang tidak produktif dengan menggunakan pendekatan sesuai dengan kondisi satuan setempat dan karakteristik satuan. Sesuai dengan hasil pengamatan, banyaknya waktu kerja yang tidak produktif di lingkungan Angkatan sebesar 30 % untuk Satdukops dan 20 % untuk Satops.
10. Perhitungan jumlah jam kerja per tahun unit kerja TNI Angkatan Darat adalah sebagai berikut:
3
a. Perhitungan Jam Kerja efektif per tahun (dalam lima hari kerja).
Atas ketentuan tersebut, perhitungan jam kerja efektif yang akan digunakan sebagai alat ukur dalam melakukan analisa beban kerja adalah:
1) Satops. Satuan Manuver (Kostrad, Brigif, Batalyon, Den) a) Kegiatan PPRC
(1) Jam Kerja Normal Harian (JKN)
(a) Senin s.d. Minggu. Kegiatan Siaga dan kegiatan
operasional rutin (24 Jam)
(b) JKN Per Hari = 24 Jam
Total per Minggu @24 jam x 7 = 168 Jam
(2) Jam kerja efektif. Waktu luang 80% atau Allowance 20%
(a) JKE harian
24 x 80% = 19.2 Jam
(b) JKE mingguan
1 9 .2 x7 = 134,4 Jam
(c) JKE tahunan
Jumlah hari kerja per tahun:
Jumlah hari per tahun 365 hari
Libur Sabtu-Minggu ... - hari
Liburresm i............. - hari
Hak cuti - hari
- hari
365 hari
Jam kerja efektif per tahun/orang
= 365 X 19.2 jam = 7008 jam/orang.
b) Kegiatan operasional Rutin
(1) Jam Kerja Normal Harian (JKN)
(a) Senin s.d. Jumat
(05.00 - 07.00 dan 08.00 -17.00)
(b) JKN Per Hari = 11 Jam
Total per Minggu @11 jam x 6 = 66 Jam
4
(2) Jam kerja efektif. Waktu luang 80% atau Allowance 20%.
(a) JKE harian
■1.1 x 80%' = 8,8 Jam
(b) JKE mingguan
8 ,8 x 5 = 40,4 Jam
(c) JKE tahunan
Jumlah hari kerja pertahun:
Jumlah hari per tahun
Libur Sabtu-Minggu ...
Liburresm i.............
Jam kerja efektif per tahun/orang
365 hari 104 hari 11 hari
12 hari 137 hari 238 hari
= 238 X 8.8 jam = 2094.4 jam dibulatkan menjadi
2094.4 jam/orang.
b) Satuan Kowil/Satintel (Korem/Kodim/Koramil dan Denintel) (1) Jam Kerja Normal Harian (JKN)
(a) Senin s.d Kamis (07.00 --15.30)
@ 8,5 jam x 4 > 34 Jam
(b) Jumat (07.00-16.00) = 9 Jam
Total per Minggu = 43 Jam
(c) JKN Per Hari = 43/5 = 8,6 Jam
(2) Jam kerja efektif. Waktu luang 80% atau Allowance 20%
(a) JKE harian
8,6x80% = 6,88 Jam
(b) JKE mingguan
6,88x 5 = 34,4 Jam
(c) JKE tahunan
Jumlah hari kerja per tahun:
Jumlah hari per tahun 365 hari
Libur Sabtu-Minggu ... 104 hari
L ib u rre sm i................ 11 hari
H a k c u ti............ ■ ■ ■ ■ ■ - 12 hari
137hari
238 hari
5
Jam kerja efektif per tahun / orang
= 238 X 6,02 jam = 1637,4 jam dibulatkan menjadi
1638 jam/orang.
2) Satdukops. Mabesad, Makodam, Makostrad, Makopassus, Madiv, Balakpus/Balakkotama/Seskoad.
a) Jam Kerja Normal Harian (JKN)
(1) Senin s.d Kamis (07.00 - 15.30)
@ 8,5 jam x 4 = 34 Jam
(2) Jumat (07.00-16.001 = 9 Jam
Total per Minggu =43 Jam
(3) JKN Per Hari = 43/5 = 8,6 Jam
b) Jam kerja efektif. Waktu luang 70% atau Allowance 30%
(1) JKE harian
8,6 x70% =6,02 Jam
(2) JKE mingguan
6 ,0 2 x 5 =30,1 Jam
(3) JKE tahunan
Jumlah hari kerja per tahun:
Jumlah hari per tahun 365 hari
Libur Sabtu-Minggu... 104 hari
Libur resm i............... 11 hari
H a k c u ti............ 12 hari
137 hari
238 hari
Jam kerja efektif per tahun / orang
= 238 X 6.02 jam = 1.432,76 jam dibulatkan menjadi 1.433
jam/ orang.
b. Perhitungan Jam Kerja efektif Per tahun (dalam enam hari kerja).
Atas ketentuan tersebut, perhitungan jam kerja efektif yang akan digunakan sebagai alat ukur dalam melakukan analisa beban kerja adalah:
Akmil, Secapa, Lemdik Kodiklat/Lemdikrah
a) Jam Kerja Normal Harian (JKN)
(1) Senin s.d Kamis (07.00-16.00)
@9 jam x 4 = 36 jam
(2) Jumat (07.00-17.00) = 10 jam
(3)
6
Sabtu (08.00 -12.00) = 5 Jam Total per Minggu = 51 Jam
(4) JKN Per Hari
51 jam : 6 hari = 8.5 Jam
b) Jam kerja efektif
(1) JKE harian
8.5 x 70% = 5,95 Jam
(2) JKE mingguan
5,95 x 6 = 35.7 Jam
(3) JKE tahunan
Jumlah hari kerja per tahun:
Jumlah hari per tahun 365 hari
Libur Sabtu-Minggu ... 52 hari
Libur resm i 11 hari
Hak cuti..................... ...................12 hari
75 hari -
290 hari
Jam kerja efektif per tahun / orang
= 290 X 5,95 jam = 1.725 jam .
11. Perhitungan Total Beban Kerja (Total Man Hours). Dalam menghitung total beban kerja personel yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas rutin, tugas pokok, dan tugas tambahan. Pengelompokan tugas dibedakan sebagai berikut:
a. Tugas Rutin. Tugas Rutin adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan dan berlaku umum atau sama dengan pejabat lain dalam satuan yang sama.
b. Tugas Pokok. Tugas pokok adalah kegiatan yang secara langsung mendukung tugas pokok Unit kerja. Kegiatan ini merupakan penjabaran dari fungsi dan tugas-tugas Unit kerja sesuai dengan POP/DSP/DSPP/TOP.
c. Tugas Penunjang. Tugas Penunjang adalah kegiatan yang tidak termasuk dalam tugas rutin maupun tugas pokok namun menjadi tuntutan organisasi dan memiliki relevansi dengan tugas pokok.
d. Tugas Tambahan. Tugas tambahan merupakan kegiatan yang secara tidak langsung mendukung pelaksanaan tugas pokok unit kerja.
Autentikasi
eral Angkatan Darat,
erman, M.P.A.
rigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA
MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT Sublampiran F Lampiran Keputusan Kasad
NomorKep/993/ X I I / 2016
Tanggal, 7 Desember2016
STANDAR KEMAMPUAN RATA-RATA
SATUAN PENDUKUNG OPERASI
NO URAIAN KEGIATAN SATUAN HASIL SKR (menit) 1 ; ' 2 : 3 - 4 1 Administrasi pemakaman bendel 60 2 Apel Giat 15 3 Asistensi teknis Asistensi 60 4 Disposisi surat Surat 10 5 Evaluasi kegiatan Evaluasi 60 6 Jam Komandan/Briefing Giat 60 7 Koordinasi langsung Koordinasi 30 8 Koordinasi via telepon Koordinasi 15 9 Mengamplopkan surat Amplop 2 10 Membayarkan gaji Orang 5 11 Memberikan saran Saran 20 12Membersihkan rumdis pejabat (perawatan
taman, menyapu, membersihkan lantai) Rumdis 180 13 Pemeliharaan pangkalan/markas Giat 30 14 Membuat laporan bulanan Naskah 45 15 Membuat laporan harian Naskah 45 16 Membuat laporan mingguan Naskah 45 17 Membuat laporan semester Naskah 45 18 Membuat laporan tahunan Naskah 45 19 Membuat minum/teh/kopi gelas/cangkir 3 20 Membuat pengumuman/Berita Acara lelang Surat 15 21 Membuat slide Naskah 60 22 Membuat SOP Naskah 684 23 Membuka takah baru Takah 5 . 24 Memonitor surat Surat 2 -v-. 25 Memonitor takah Takah 2 : 26 Memotong rumput Giat 60 27 Meneliti hasil LAKIP Laporan 30 28 Menerima surat Surat 2 29 Menerima tamu Tamu 6 ■;
1 2 3 4 30 Menerima telepon Telepon 3 31 Mengagendakan surat Surat 3 32 Mengagendakan takah Takah 3 33 Mengajukan takah Takah 2 34 Mengambil uang Kegiatan 60 35 Mengarsipkan surat Surat 5 36 Mengecek dosir/bendel RH/CB Bendel 5 37 Mengecek surat penawaran/faktur barang Surat 15 38 Mengetik surat Lembar 15 39 Menggandakan surat Lembar 3 40 Menghadap atasan kegiatan 10
41 Menghitung data LAKIP Laporan 120 42 Menghitung PPN/PPH Pajak 15 43 Mengirim takah takah 7 44 Mengirim/distribusi surat surat 10 45 Mengirim/mengantar gaji bulanan/honor kegiatan 3 46 Mengonsep slide naskah 60 47 Mengonsep surat Surat 10 48 Mengoreksi slide naskah 30 49 Mengoreksi surat Surat 5 50 Mengoreksi/memaraf/menandatangani surat surat 5 51 Mengurus ke bank kegiatan 30 52 Menyajikan minum/teh/kopi gelas/cangkir 2 53 Mencetak blangko PPH Blangko 15 54 Menyiapkan struk/slip dan menghitung gaji struk/slip 5 55 Menyiapkan Data Sun Giat/Rapat Data 60 56 Menyiapkan konsumsi OR Binjas kegiatan 30 57 Menyiapkan konsumsi rapat kegiatan 15 58 Menyiapkan peralatan apel pagi kegiatan 15 59 Menyiapkan ruangan rapat kegiatan 20 60 Menyiapkan sarana dan kesiapan paparan kegiatan 15 61 Menyiapkan sarana OR Binjas kegiatan 15
62 Menyiapkan wabku gaji orang 5 63 Merencanakan kegiatan Ren-giat 342 64 Merencanakan program anggaran Program 120 65 Olah raga Binjas kegiatan 120 66 Panitia Rakor kegiatan 480 67 Panitia Seminar kegiatan . 480 68 Pengawasan dan pengendalian kegiatan 30 69 Pengusulan ASABRI orang 30
3
1 2 3 4 70. Pengusulan dik orang 30 71. Pengusulan gaji berkala orang 5 72. Pengusulan jab orang 5 73. Pengusulan KPI, KPS, Karis dan Karsu orang 30
74. Pengusulan NTRC orang 60 75. Pengusulan pensiun orang 30 76. Pengusulan tanda jasa orang 30 77. Pengusulan TWP orang 30 78. Pengusulan UKP orang 5 79. Penomoran surat lembar 3
80. Piket/jaga/siaga kegiatan 480 81. Rapat rutin Rapat 60 82. Rapat staf Rapat 60 83. Rekapitulasi data personel naskah 30 84. Rikkes Rikes 60 85. Samapta Samapta 60 86. Tim Komisi Berita Acara 120
87. Tim Pokja Rapat 684
Catatan:
1. Standar Kemampuan rata-rata yang belum tercantum dalam daftar agar disesuaikan dengan kemampuan rata-rata di Satker masing-masing atau merujuk kepada ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam protap satuan maupun buku petunjuk teknis masing-masing kegiatan.
2. Standar kemampuan rata-rata untuk Gumil/Gadik/Dosen/lnstruktur dalam satu hari mengajar empatjam pelajaran (JP) atau standar jam kerja pertahun 1.248 jam.
3. Setiap Gumil/Gadik/Dosen/lnstruktur dalam satu kurikulum pendidikan maksimal tiga materi pelajaran.
4. Standar kemampuan rata-rata tenaga medis dan paramedis rumah sakit mengacu pada Kep Menkes Rl yang berlaku.
Autentikasi
enderal Angkatan Darat,
erman, M.P.A.
Brigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASI ON AL INDONESIA Sublampiran G MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT Lampiran Keputusan Kasad NomorKep/993/ X I I / 2016
Tanggal, 7 Desember2016
STANDAR KEMAMPUAN RATA-RATA
SATUAN OPERASI
NO URAIAN KEGIATAN SATUAN HASIL SKR (menit) 1 ■V 2 3 4 1 Apel Apel 30 2 Binsik Kegiatan 30 3 Bintal Kegiatan 45 4 Cross Country Kegiatan 60 5 Dinas Dalam Kegiatan 480 6 Gladi Posko Kegiatan 1440 7 Halang rintang Kegiatan 30 8 Han March (Long March) Kegiatan 240 9 llmu Medan (IMPK) Kegiatan 45 10 Jam Komandan Kegiatan 45 11 Kesamaptaan Kegiatan 60 12 Kesiapsiagaan Kesatuan Kegiatan 60 13 Kegiatan Ekstra Kurikuler Kegiatan 60 14 Latihan Tingkat Angkatan Kegiatan 1440 15 Latihan Perorangan Kegiatan 1440 16 Latihan Cope West Kegiatan 1440 17 Latihan l/Wng/Brigade Kegiatan 1440 18 Latihan Tingkat Kotama Kegiatan 1440 19 Latihan PPRC Kegiatan 1440
20 Latihan Kotama Kegiatan 1440 21 Latihan Teak Iron Kegiatan 1440 22 Latihan Tingkat Batalyon Kegiatan 1440 23 Latihan Tingkat Kompi Kegiatan 1440 24 Latihan Tingkat Pleton Kegiatan 1440 25 Latihan Tingkat Regu Kegiatan 1440 26 Latihan Tingkat Divisi Kegiatan 1440 27 Latihan Taktik dan teknik tempur Kegiatan 120 28 Lempar Pisau Kegiatan 30
29 Membersihkan senjata Kegiatan 30
2
1 2 3 4 30. Menembak Kegiatan 20 31. Merencanakan Latihan Perorangan Kegiatan 60 32. Merencanakan Latihan Tingkat Pleton Kegiatan 60 33. Merencanakan Latihan Tingkat Regu Kegiatan 60 34. Mountenering Kegiatan 60 35. Olah raga Kegiatan 120
36. Pengumpulan Pasukan (Rayonisasi) Kegiatan 720 37. Pengamanan (Insidentil) Kegiatan 120 38. Pengamanan (Menetap) Kegiatan 480 39. Protokoler Kegiatan 300 40. Rappelling Heli Kegiatan 60
41. Renang Kegiatan 45 42. Rikkes Kegiatan 60 43. Speed March Kegiatan 45 44. Terjun Penyegaran Kegiatan 300
Standar Kemampuan rata-rata yang belum tercantum dalam daftar agar disesuaikan dengan kemampuan rata-rata di Satker masing-masing atau merujuk kepada ketentuan ketentuan yang berlaku dalam protap satuan maupun buku petunjuk teknis masing-masing kegiatan atau sesuai dengan surat perintah yang dikeluarkan oleh Komando atas.
Autentikasi
Jenderal Angkatan Darat,
D I R E K T U R
^iH^^AjuDANJ^Syl^erman, M.P.A. Brigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT
Sublampiran H
Lampiran Keputusan Kasad Nomor Kep/993/XII/2016 Tanggal 7 Desember2016
CONTOH BEBAN KERJA SATDUKOPS
NO URAIAN CONTOH NOMOR HAL KET
1. Beban Kerja Pabanorg Sdirdok Kodiklat 1
2. Beban Kerja Staf Ahli Bidang Sosial Budaya 2
3. Beban Kerja Ba Operator Spaban l/Ren Spersad 3
Autentikasi
Jenderal Angkatan Darat,
DIREKTUR
^ ^ ^gArjiliDAK^^^^^^^srrnan, M.P.A. Brigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
Contoh 1
PENILAIAN BEBAN KERJA
BEBAN KERJA PABANORG SDIRDOK KODIKLAT TNI AD
No Uraian KegiatanSatuan
Volum e Kerja/Beban Kerja
SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA 238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kolonel Inf Ronald Simam ora/31566
A TUGAS RUTIN
1 Melaksanakan apel Kegiatan 9 30 211.50 2 Melaksanakan Rikkes Kegiatan 2 60 2.00 3 Melaksanakan olah raqa Kegiatan 2 90 141.00 4 Menqhadiri keqiatan Bintal Kegiatan 1 45 9.00 5 Menqikuti Jamdan Kegiatan 1 60 1.00 6 Melaksanakan Upacara Hari Besar,
Minqquan, 17-an Kegiatan 47 60 47.00 7 Menqawasi keqiatan Permildas Kegiatan 1 60 47.00 8 Melaksanakan kegiatan kesamaptaan
iasmanai periodik Kegiatan 7 90 10.50 g Melaksanakan kegiatan Latihan dalam
rangka mendukung pembinaan profesional prajurit
10 Melaksanakan kegiatan latihan
Kegiatan
menembak Kegiatan 1 60 4.00
TUGAS POKOK
1 Memimpin perencanaan dalam
m em buat usulan program kerja dan
anggaran bldang organisasi satuan
Anqkatan Darat.
a. Menerima petunjuk,
menjabarkan dan melaksanakan
kebijakan komando atas tentang
penyelenggaraan tugas
Pabanorq.
1) Membaca dan
menguraikan serta mendisposisi pokok pokok kebiiakan pimpinan
2) Membaca dan mengoreksi konsep surat penunjang kegiatan latihan
3) Mendisposisi surat balasan/pengiriman
asistensi validasi/ucob organisasi
4) Membaca dan mengoreksi serta memaraf konsep surat perintah Tim Pokia
5) Membaca konsep awal
Kegiatan 1 20 78.33 Kegiatan 1 10 39.17 Kegiatan 1 10 39.17 Kegiatan 1 20 0.33
naskah dan konsep slide Kegiatan 1 120 2.00 6) Membaca konsep dan
menqoreksi Naskah Kegiatan 1 20 0.33 7) Membaca dan
Menqoreksi Wabku Kegiatan 1 20 0.33 b. Meminta/menerima usulan
program, menyusun rencana
program dan anggaran bidang
organisasi satuan jajaran
Angkatan Darat
2
No Uraian KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN Hasil Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1) Membaca dan
menguraikan serta mendisposisi pokok pokok kebiiakan pimpinan
2) Membaca dan mengoreksi konsep surat penunjang kegiatan latihan
3) Mendisposisi surat balasan/pengiriman
asistensi validasi/ucob organisasi
4) Membaca dan mengoreksi serta memaraf konsep surat perintah Tim Pokia
5) Membaca konsep awal
Kegiatan 1 20 0.33 Kegiatan 1 10 0.17 Kegiatan 1 10 0.17 Kegiatan 1 20 0.33
naskah dan konsep slide Kegiatan 1 120 2.00 6) Membaca konsep dan
mengoreksi Naskah Kegiatan 1 20 0.33 7) Membaca dan
Mengoreksi Wabku Kegiatan 1 20 0.33 c. Menghimpun/menyusun rencana
program berdasarkan hasil
masukan dari Pus/Cab/Fung
iaiaran Angkatan Darat.
1) Membaca dan
menguraikan serta mendisposisi pokok pokok kebiiakan pimpinan
2) Membaca dan mengoreksi konsep surat penunjang kegiatan latihan
3) Mendisposisi surat balasan/pengiriman
asistensi validasi/ucob organisasi
4) Membaca dan mengoreksi serta memaraf konsep surat perintah Tim Pokia
5) Membaca konsep awal
Kegiatan 1 20 0.33 Kegiatan 1 10 0.17 Kegiatan 1 10 0.17 Kegiatan 1 20 0.33
naskah dan konsep slide Kegiatan 1 120 2.00 6) Membaca konsep dan
mengoreksi Naskah Kegiatan 1 20 0.33 7) Membaca dan
Mengoreksi Wabku Kegiatan 1 20 0.33 d. Mengajukan usulan program ke
komandoatas.
1) Menguraikan kebijakan
dari atasan dalam bidang organisasi
2) mendisposisikan surat dari atasan mengenai bidang organisasi
3) Membaca konsep awal
Kegiatan 10 20 3.33 Kegiatan 10 30 5.00
naskah Kegiatan 10 20 3.33 4) Melaksanakan rapat Kegiatan 10 360 60.00 5) Membaca dan
Mengoreksi hasil akhir Kegiatan 10 420 70.00 6) Membaca dan
Mengoreksi surat Kegiatan 10 120 20.00
3
No Uraian KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN Hasil Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 7) Membaca dan
mengoreksi bahan laporan
8) Membaca dan
Kegiatan 10 20 3.33.
Mengoreksi Wabku Kegiatan 10 20 3.33 e. Melaporkan dan memberikan
saran masukan ke komando atas.
Kegiatan
1) Kegiatan Kegiatan 10 20 3.33 2) Kegiatan Kegiatan 10 30 5.00 3) Kegiatan Kegiatan 10 20 3.33 4) Melaksanakan rapat staf Kegiatan 10 360 60.00
5) Membaca dan
Mengoreksi hasil akhir Kegiatan 10 420 70.00 6) Membaca dan
Mengoreksi surat Kegiatan 10 120 20.00 7) Membaca dan
mengoreksi bahan laporan
8) Membaca dan
Kegiatan 10 20 3.33
Mengoreksi Wabku Kegiatan 10 20 3.33 ; 2 Menyelenggarakan penyusunan,
pengujian, asistensi, supervisi dan
evaluasl organisasi satuan sesuai
dengan tataran kewenangan.
a. Mempelajari saran dan masukan
berupa naskah kajian tentang
pembentukan Orgas satuan dari
Pus/Cab/Fung jajaran Angkatan
Darat.
1) Membaca dan
menguraikan pokok
kebiiakan pimpinan
.2) Mengoreksi konsep surat
Kegiatan 8 20 2.67
perintah Tim Pokia Kegiatan 8 20 2.67 3) Menindaklanjuti disposisi
surat dari atasan Kegiatan 8 5 0.67 4) Membaca konsep awal
naskah dan konsep slide Kegiatan 8 20 2.67 5) Melaksanakan rapat staf Kegiatan 8 120 16.00 6) Membaca konsep dan
mengoreksi naskah dan slide konsep dan mengoreksi naskah
7) Membaca dan mengoreksi bahan laporan
8) Melaksanakan rapat
Kegiatan 8 20 2.67 Kegiatan 8 20 2.67
evaluasi kegiatan Kegiatan 8 120 16.00 b. Memberikan saran dan
pertimbangan kepada pimpinan
Angkatan Darat tentang
pembentukan, perubahan dan uji
coba Orgas satuan jajaran
Angkatan Darat.
1) Membaca dan
menguraikan pokok kebiiakan pimpinan
2) Menindaklanjuti disposisi
Kegiatan 8 20 2.67
surat dari atasan Kegiatan 8 5 0.67 3) Membaca konsep awal
naskah dan konsep slide Kegiatan 8 20 2.67
4
No Uraian KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN Hasil Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 4) Melaksanakan rapat staf Kegiatan 8 120 16.00 5) Membaca konsep dan
mengoreksi naskah dan slide konsep dan mengoreksi naskah
6) Membaca dan mengoreksi bahan laporan
7) Melaksanakan rapat
Kegiatan 8 20 2.67 Kegiatan 8 20 2.67
evaluasi kegiatan Kegiatan 8 120 16.00 c. Membuat RGB pembentukan,
perubahan dan uji coba Orgas
satuan iaiaran Angkatan Darat.
1) Membaca dan
menguraikan pokok kebijakan pimpinan
2) Mengoreksi konsep surat
Kegiatan 8 20 2.67
perintah Tim Pokia Kegiatan 8 20 2.67 3) Menindaklanjuti disposisi
surat dari atasan Kegiatan 8 5 0.67 4) Membaca konsep awal
naskah dan konsep slide Kegiatan 8 20 2.67 5) Melaksanakan rapat staf Kegiatan 8 120 16.00 6) Membaca konsep dan
mengoreksi naskah dan slide konsep dan mengoreksi naskah
7) Membaca dan mengoreksi bahan laporan
8) Melaksanakan rapat
Kegiatan 8 20 2.67 Kegiatan 8 20 2.67
evaluasi kegiatan Kegiatan 8 120 16.00 9) Membaca dan
mengoreksi Wabku Kegiatan 8 20 2.67 d. Melaksanakan pengendalian dan
pengawasan pelaksanaan uji
teori tingkat I pembentukan dan
perubahan Orgas satuan jajaran
Angkatan Darat.
1) Membaca dan
menguraikan pokok kebijakan pimpinan
2) Menindaklanjuti disposisi
Kegiatan 8 20 2.67
surat dari atasan Kegiatan 8 5 0.67 3) Membaca konsep awal
naskah dan konsep slide Kegiatan 8 20 2.67 4) Melaksanakan rapat staf
dan pokia Kegiatan 8 120 16.00 5) Membaca konsep dan
mengoreksi naskah dan slide konsep dan mengoreksi naskah
6) Membaca dan mengoreksi
Kegiatan 8 20 2.67
bahan laporan Kegiatan 8 20 2.67 7) Melaksanakan rapat
evaluasi kegiatan Kegiatan 8 120 16.00 e. Melaksanakan pengendalian dan
pengawasan pelaksanaan forum
evaluasi uji coba Orgas satuan
iaiaran Angkatan Darat.
1) Membaca dan
menguraikan pokok kebijakan pimpinan
Kegiatan 8 20 2.67
No Uralan KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN
Hasil Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
2) Menindaklanjuti disposisi
surat dari atasan Kegiatan 8 5 0.67 3) Membaca konsep akhir
naskah dan konsep slide Kegiatan 8 20 2.67 4) Melaksanakan rapat staf
dan pokia Kegiatan 8 120 16.00 5) Membaca konsep dan
mengoreksi naskah dan slide konsep serta mengoreksi naskah
6) Membaca dan mengoreksi bahan laporan
7) Melaksanakan rapat
Kegiatan 8 20 2.67 Kegiatan 8 20 2.67
evaluasi kegiatan Kegiatan 8 120 16.00 f. Menyelenggarakan uji teori
tingkat II pembentukan dan
perubahan Orgas satuan jajaran
Angkatan Darat.
1) Membaca dan
menguraikan pokok kebiiakan pimpinan
2) Menindaklanjuti disposisi
Kegiatan 8 20 2.67
surat dari atasan Kegiatan 8 5 0.67 3) Membaca konsep awal
naskah dan konsep slide Kegiatan 8 20 2.67 4) Melaksanakan rapat staf
danpokja Kegiatan 8 120 16.00 5) Membaca konsep dan
mengoreksi naskah dan slide konsep dan mengoreksi naskah
6) Membaca dan mengoreksi bahan laporan
7) Melaksanakan rapat
Kegiatan 8 20 2.67 Kegiatan 8 20 2.67
evaluasi kegiatan Kegiatan 8 120 16.00 g. Melaporkan pelaksanaan uji teori
tingkat I dan II pembentukan dan
perubahan serta forum evaluasi
uji coba Orgas satuan jajaran
Angkatan Darat.
1) Membaca dan
menguraikan pokok kebiiakan pimpinan
2) Menindaklanjuti disposisi
Kegiatan 8 20 2.67
surat dari atasan Kegiatan 8 5 0.67
3) Membaca konsep awal
naskah dan konsep slide Kegiatan 8 20 2.67
4) Melaksanakan rapat staf
dan pokja Kegiatan 8 120 16.00 5) Membaca konsep dan
mengoreksi naskah dan slide konsep dan mengoreksi naskah
6) Membaca dan mengoreksi bahan laporan
7) Melaksanakan rapat
Kegiatan 8 20 2.67 Kegiatan 8 20 2.67
evaluasi kegiatan Kegiatan 8 120 16.00
6
No Uraian KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN
Hasil Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 TUGAS PENUNJANG
Merencanakan dan merumuskan
kebijakan, mengkoordinasikan serta
mengendalikan penilaian beban
kinerja untuk digunakan sebagai
bahan pertimbangan dalam
m enentukan kebijakan pembinaan
personel Anqkatan Darat
Memberikan kebijakan dan
melaporkan, mengkoordinasikan
serta mengendalikan kegiatan di
Spabanorq
1) Mengkoordinasikan
program-program kepada
Pimpinan
2) Mengkoordinasikan program-program kepada
Pus/Cab/Fung
. 3 ) Memberikan kebijakan
Kegiatan 1 20 0.33 Kegiatan 1 20 0.33
dalam pekerjaan Kegiatan 1 10 0.17 4) Melaporkan kegiatan
kepada Pimpinan Kegiatan 1 5 0.08 5) Melaksanakan paparan Kegiatan T 10 0.17 6) Membaca dan
mengoreksi konsep akhir naskah Orgas
7) Membaca dan mengoreksi konsep awal naskah Orgas
8) Melaksanakan rapat Tim
Kegiatan 1 20 0.33 Kegiatan 1 20 0.33
Pokia Kegiatan 20 120 40.00 9) Mengoreksi Slide dan
Narasi yang akan dipaparkan
10) Memberikan arahan khusus kepada para Pabandya Spabanorg
Memberikan arahan kepada anggota 11) Spabanorg
Melaksanakan rapat
Kegiatan 4 20 1.33 Kegiatan 1 120 2.00 Kegiatan 1 120 2.00
12) evaluasi kegiatan Kegiatan 1 120 2.00 Memberikan saran dan
masukan kepada anggota
13) Spabanorg
TUGAS TAM BAHAN
Kegiatan 1 120 2.00
1 Mewakili Dirdok Kegiatan 24 120 48.00 2 Menghadiri rapat uji coba tingkat I
pembentukan/perubahan Orgas
Kegiatan
3 Menghadiri forum evaluasi uji coba
80 120 160.00
Organisasi Kegiatan 5 120 40.00 4 Menghadiri rapat penyusunan draft
pembentukan satuan barn Kegiatan 2 420 14.00 5 Menghadiri upacara laporan korps
Kegiatan 2 120 4.00 6 Menghadiri pembukaan dan
penutupan Diklapa di Pusdik
Kegiatan
7 Menghadiri rapat evaluasi program
2 120 . 4.00
kerja dan anggaran Kegiatan 2 420 14.00
No Uraian KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN Hasil Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 8 Melaksanakan rapat Kegiatan 2 20 0.67 9 Menyiapkan bahan wasrik BPK
Kegiatan 1 10 0.17 10 Menyiapkan bahan wasrik Itjenad
Kegiatan 1 10 0.17 11 Mengikuti pokja Orgas Srenad
Kegiatan 2 120 4.00 12 Mengikuti pokja Orgas Pus/Cab/Fung
Kegiatan 2 120 4.00 13 Pengikuti peninjauan ke satuan pilot
project uii coba Organisasi Kegiatan 12 120 24.00 14 Pengikuti wasbin ke satuan pilot
project doktrin Kegiatan 12 120 24.00 15 Pengikuti jaubin ke satuan pilot project
petuniuk Kegiatan 12 120 24.00 16 Membuat kajian dengan Srenad tahun
2016 Kegiatan 12 120 24.00 17 Membuat kajian dengan
Pus/Cab/Fung tahun 2016 Kegiatan 12 120 24.00 18 Menghadiri kegiatan rapat komando Kegiatan 1 120 2.00 19 Membuat laporan hasil kajian dengan
Srenad tahun 2016 Kegiatan 12 120 24.00 20 Membuat laporan hasil kajian dengan
Pus/Cab/Fung tahun 2016 Kegiatan 12 120 24.00 21 Membuat laporan hasil forum Kegiatan 12 120 24.00 JKN/TAHUN 1728.08
1. Koefisien Satdukops = 0.7
2. Pers Nyata = 1
3. JK Marian Normatif = 8.6
4. JKE Tahunan = 1432.8
5. Nilai Beban Kerja = 1728.08
6. Indeks Nilai Beban Kerja = 121%
7. Jam kerja per minggu = ’ 36.30
8. Jam kerja per hari = 7.2609
9. Waktu maks (ditambah dengan allowance) 9.44
10. Jam Kerja 07:00 sd 16:26
11. Beban Kerja Tinggi perlu penambahan Personel
Contoh 2
PENILAIAN BEBAN KERJA
STAF AH LI AH LI BIDANG SOSIAL BUDAYA KODAM XVI/PTM
No Uraian Kegiatan Satuan
Volum e Kerja/Beban Kerja
SKR BEBAN
Hasil
KERJA Hr Mgg Bln TW Sm t Thn 238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 KOLONEL ARH NUGROHO J A T IW /NRP. 32745
A TUGAS RUTIN
1 Melaksanakan Apel Kegiatan 9 30 214.20 2 Melaksanakan Rikkes Kegiatan 2 60 2.00 3 Melaksanakan Olah raga Kegiatan 2 90 142.80 4 Menghadiri Kegiatan Bintal Kegiatan 1 45 9.00 5 Mengikuti Jamdan Kegiatan 1 60 12.00 6 Melaksanakan Piket/iaga/siaga Kegiatan 1440 0.00 7 Melaksanakan Upacara Hari Besar,
Mingguan, 17-an Kegiatan 47 60 47.00 8 Mengawasi kegiatan Permildas Kegiatan 1 60 47.60 9 Melaksanakan siaga Kegiatan 2 1440 48.00 10 Melaksanakan kegiatan kesamaptaan
jasmani periodik Kegiatan 1 90 3.00 11 Melaksanakan kegiatan Latihan dalam
rangka mendukung pembinaan profesional prajurit
12 Melaksanakan kegiatan latihan
Kegiatan 0
menembak Kegiatan ■/ 1 60 4.00 TUGAS POKOK
1 Melaksanakan pendataan
perm asalahan menonjol sesual
bidang sebagai bahan kajian yang
dilaksanakan T riwulan sebagai
bahan masukan kegiatan
a. Menyusun rencana pengumpulan
data Naskah 1 60 4.00 b. Membuat Nota Dinas kepada pjbt
terkait tentang jadwal
pengumpulan data
c. Melaksanakan pengumpulan
Kegiatan 1 10 0.67
data Kegiatan 1 10 0.67 d. Melaksanakan pencatatan dan
rekapitulasi data Kegiatan 1 5 0.33 e. Membuat laporan permasalahan
menonjol sesuai bidang Kegiatan 1 10 0.67
2 Melaksanakan Peningkatan
pengetahuan dan kemampuan
bidang keahlian
a. Melaksanankan pendataan buku
.. referensi terkait dengan bidang keahlian
b. Mempelajari referensi sesuai bidang keahlian baik umum
maupun militer dilanjutkan
dengan pembuatan Sinopsis buku
c. mempelajari referensi teknologi dan Informasi sesuai bidang keahlian
d. Mempelajari referensi bahasa
Kegiatan 1 10 2.00 Kegiatan 4 300 240.00 Kegiatan 1 360 72.00
asing sesuai bidang keahlian Kegiatan 1 360 72.00
2
No Uraian KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN Hasil Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 e. Membuat Nota Dinas Sinopsis
kepada Perpustakaan tembusan
Pimpinan
3 Menyusun bahan kajian dalam rangka saran kebijakan kepada Pimpinan
Kegiatan 3 20 12.00
a. Menvusun rencana kaiian Kegiatan 1 10 2.00 b. Menyusun kajian permasalahan
menonjol yang didasarkan
kepada isu strategis dan
akademis
c. Menyusun Summary eksekutif
Kegiatan 1 10 2.00
Kaiian Kegiatan 1 5 1.00 d. Menyusun Nota Dinas Laporan
hasil kaiian Kegiatan 1 20 4.00
4 Menyelenggarakan Round table
Discussion (RTD)
a. Melaksanakan koordinasi antar
stafahli i. Kegiatan 1 10 2.00 b. Menvusun Renqiat RTD Kegiatan 1 10 2.00 c. Melaksanakan paparan Rengiat
RTD Kegiatan 1 40 8.00 d. Menvusun materi RTD dan Slide Kegiatan 1 10 2.00 e Membuat Nota Dinas
penvelenggaraan RTD Kegiatan 1 5 1.00 f Melaksanakan RTD Kegiatan 1 20 4.00 q Membuat laporan hasil RTD Kegiatan 1 120 24.00
5 Memberikan supervisl dan
konsultasi kegiatan dengan bidang lain guna peningkatan mutu kegiatan
a. Membaca dan mendisposisikan surat permintaan/perintah
supervisi & konsultasi
b. Mempelajari dan memetakan
Naskah
12 10 2.00
pokok-pokok kegiatan Kegiatan 12 15 3.00 c. Melaksanakan rapat koordinasi
awal dengan staf terkait Kegiatan 12 120 24.00 d. Menyusun dan menginventaris
referensi terkait Kegiatan 12 20 4.00 e , Melaksanakan kegiatan supervisi
& konsultasi sesuai bidang Kegiatan 12 120 24.00 f Membuat laporan hasil kegiatan Kegiatan 12 20 4.00
6 M em buat tulisan di majalah
militer/um um , koran atau media online
a. Melaksanakan koordinasi dengan
Kegiatan
media terkait Kegiatan 1 10 0.17 b. Membuat tulisan di majalah
militer Kegiatan 1 10 0.17 c. Membuat tulisan di majalah
umum/Koran Kegiatan 1 5 0.08 d. Membuat tulisan di media online Kegiatan 1 20 0.33
7 M em buat tanggapan masukan
kepada pimpinan Kegiatan
a. Membaca dan surat disposisi Kegiatan 24 10 4.00 b. Mempelajari dan memetakan
pokok-pokok kegiatan Kegiatan 24 10 4.00
3
No Uraian KegiatanSatuan Volum e Kerja/Beban KerjaSKR BEBAN Hasil Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA
238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
c. Melaksanakan rapat koordinasi
awal dengan stafterkait Kegiatan 24 5 2.00 d. Menyusun dan menginventaris
referensi terkait Kegiatan 24 20 8.00 e. Menyusun tanggapan masukan
kepada pimpinan Kegiatan. 24 120 48.00 C TUGAS PENUNJANG
1 Menghadiri RTD yang
diselenggarakan Staf Ahli lain
menentukan kebijakan pembinaan
personel Anqkatan Darat
2 Menghadiri FGD (Focus Group
Discussion) didalam atau di iuar
TNI AD
a. Membaca disposisi pimpinan Surat 1 10 0.33 b. Mempelaiari materi RTD Naskah 1 120 4.00 c. Menyusun surat pengaiuan Sprin Surat 1 20 0.67 d Menghadiri FGD ; Kegiatan 1 360 12.00
e. Membuat Nota Dinas Laporan
menghadiri FGD Kegiatan 1 120 4.00 i • . '
3 Mengikuti sem inar bidang
pengetahuan dan keahlian sesuai
bidang
a. Membaca disposisi pimpinan Surat 1 10 0.17 b. Mempelaiari materi Seminar Naskah 1 120 2.00 c. Menyusun surat pengaiuan Sprin Surat 1 20 0.33 d Menghadiri Seminar Kegiatan 1 360 6.00 e. Membuat Nota Dinas Laporan
menghadiri Seminar Kegiatan 1 120 2.00
4 Mengikuti kursus atau workshop
sesuai bidang
a. Mengikuti workshop (5 hari)
1) Membaca disposisi
pimpinan Surat 1 10 2) Menyusun surat pengajuan
Sprin Surat 1 20 3) Mengikuti kegiatan
Workshop Kegiatan 1 1800 4) Membuat Nota Dinas
Laporan menghadiri Diskusi Kegiatan 1 120 b. Mengikuti kursus
1) Membaca disposisi
pimpinan Surat 10 0.00 2) Menyusun surat pengajuan
Sprin Surat 20 0.00 3) Mengikuti kegiatan kursus Kegiatan 7200 0.00
4) Membuat Nota Dinas
Laporan mengikuti kursus Kegiatan 120 0.00
5 Melaksanakan diskusi akademis dg
PT maupun Perusahaan atau
Kem entrian dan Iain-lain
a. Membaca disposisi pimpinan Surat 1 10 0.17 b. Mempelaiari materi diskusi Naskah 1 120 2.00 c. Menyusun surat pengaiuan Sprin Surat 1 20 0.33 d Menqhadiri Diskusi Kegiatan 1 360 6.00 e. Membuat Nota Dinas Laporan
menghadiri Diskusi Kegiatan 1 120 2.00
4
No Uraian KegiatanSatuan
Volume Kerja/Beban Kerja
SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA 238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7. 8 9 10 11 TUGASTAMBAHAN
1 Menghadiri Pokia Dokturiuk Kegiatan 1 60 1.00 2 Menghadiri Pokia Validasi Orgas Kegiatan 1 60 1.00 3 Menghadiri kegiatan Rakernis Kegiatan 1 420 7.00 4 Menghadiri Rapat Evaluasi Kegiatan 2 420 14.00
5 Mewakili Pimpinan dalam kegiatan
lainnva Kegiatan 24 420 168.00 ! JKT/THN 1568.85
1. Koefisien Satdukops = 0.7
2. Pers Nyata = 1
3. JK Harian Normatif = 8.6
4. JKE Tahunan = 1432.8
5. Nilai Beban Kerja = 1568.85
6. Indeks Nilai Beban Kerja = 109%
7. Jam kerja per minggu = 32.96
8. Jam kerja per hari = 6.5918
9. Waktu maks (ditambah dengan allowance) = 8.5693
10. Jam Kerja 7:00 sd 15:34
11. Beban Kerja Memenuhi Standar
Contoh 3
PENILAIAN BEBAN KERJA
OPERATOR SPABAN l/REN SPERSAD
No Uraian KegiatanSatuan
Volum e Kerja/Beban Kerja
SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA 238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7. 8 9 10 11 A TUGAS RUTIN
1 Melaksanakan Apel Kegiatan 9 30 214.20 2 Melaksanakan Rikkes Kegiatan 2 60 2.00 3 Melaksanakan Olah raqa Kegiatan 2 90 142.80 4 Menghadiri Kegiatan Bintal Kegiatan 1 45 9.00 5 Mengikuti Jamdan Asisten/Waas &
Paban Kegiatan 16 60 16.00 6 Melaksanakan Piket/iaqa/siaqa Kegiatan 1 1440 48.00 7 Melaksanakan Upacara Hari Besar,
Mingguan, 17-an Kegiatan 47 60 47.00 8 Mengawasi kegiatan Permildas Kegiatan 1 60 47.60 9 Melaksanakan siaga Kegiatan 1 1440 96.00 10 Melaksanakan kegiatan kesamaptaan
iasmani periodik Kegiatan 2 90 3.00 11 Melaksanakan kegiatan Latihan dalam
rangka mendukung pembinaan profesional praiurit
12 Melaksanakan kegiatan latihan
Kegiatan 2 90 3.00
menembak Kegiatan 4 60 4.00
B TUGAS POKOK
1 Mem bantu m engetik konsep surat
a. Menerima petuniuk/perintah Kegiatan 30 30 15.00 b. Mengetik konsep kegiatan Kegiatan 30 40 20.00
c. Memperbaiki koreksi konsep kegiatan
C TUGAS PENUNJANG
1 Membantu kegiatan Roadmap sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebljakan pembinaan personel Angkatan Darat
a. Membantu kegiatan Launching Roadmap bidang Personel
1) Menerima petunjuk dan garis
besar kegiatan
2) Mengetik konsep ST
Launching Roadmap
3) Mengikuti rapat koordinasi
Launching Roadmap
4) Mengikuti rapat koordinasi
Launching Roadmap
5) Mengikuti Gladi Launching
Kegiatan 30 90 45.00
Kegiatan 1 30 0.50 Kegiatan 1 60 1.00 Kegiatan 6 240 24.00 Kegiatan 6 240 24.00
Roadmap Kegiatan 2 180 6.00 6) Mengikuti kegiatan Launching
Roadmap Kegiatan 1 420 7.00
7) Mengetik konsep laporan pelaksanaan kegiatan
Launching Roadmap
8) Memperbaiki koreksi laporan pelaksanaan kegiatan
Launching Roadmap
b. Membantu kegiatan tindak lanjut Roadmap.
Kegiatan 3 240 12.00
Kegiatan 3 30 1.50
1) Menerima petunjuk dan garis besar kegiatan
Kegiatan •
1 30 0.50
2
No Uraian KeglatanSatuan
Volum e Kerja/Beban Kerja
SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA 238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
2) Membuat konsep ND rapat koordinasi
3) Mengikuti Rapat koordinasi tindak laniut Roadmap
4) Membuat laporan tindak
Kegiatan 1 60 1.00 Kegiatan 3 180 9.00
lanjut Roadmap Kegiatan 1 180 3.00
5) Membuat ND laporan kemajuan tindak lanjut
Roadmap ke masing-masing
Spaban Spersad
6) Menghimpun dan Mengoreksi laporan
kemajuan tindak lanjut
Roadmap dari masing
masing Spaban Spersad
7) Memperbaiki koreksi laporan tindak lanjut Roadmap
c. Membantu kegiatan kajian Lemdikpus sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembinaan personel Angkatan Darat
1) Menerima petunjuk dan
Kegiatan 1 40 0.67 Kegiatan 1 180 3.00
Kegiatan 3 30 1.50
arahan kegiatan Kegiatan 3 30 1.50
2) Mengetik konsep ND rapat koordinasi
3) Mengetik konsep ST
Kegiatan 3 60 3.00
paparan kaiian Kegiatan 3 40 2.00 4) Menyiapkan konsep paparan
kaiian Kegiatan 3 360 18.00 5) Mengetik laporan paparan
kaiian Kegiatan 3 90 4.50 6) Memperbaiki koreksi laporan
paparan kaiian Kegiatan 3 30 1.50
d. Membantu kegiatan pengem
bangan standar Komdik di
Lemdik
1) Menerima petunjuk dan
arahan kegiatan Kegiatan 2 30 1.00
2) Mengetik konsep ST
pembuatan pengembangan
standar Komdik
3) Mengetik konsep ST
paparan pengembangan
standar Komdik
4) Menyiapkan paparan
pengembangan standar
Komdik
5) Mengetik konsep laporan
paparan pengembangan
standar Komdik
6) Memperbaiki koreksi laporan
paparan pengembangan
standar Komdik
2 Membantu kegiatan analisa beban kerja sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembinaan personel Angkatan Darat.
Kegiatan 2 60 2.00 Kegiatan .4 40 2.67
Kegiatan 2 360 12.00 Kegiatan 3 90 4.50 Kegiatan 3 30 1.50
3
No Uraian KegiatanSatuan
Volum e Kerja/Beban Kerja
SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Sm t Thn KERJA 238 48 12 4 2 1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
a, Membantu pelaksanaan
penvusunan analisa beban kerja
1) Menerima petunjuk dan
arahan kegiatan Kegiatan 1 30 0.50
2) Mengetik konsep surat permintaan personel
3) Mengetik konsep Surat Perintah Tim Pokia
Kegiatan 1 60 1.00 Kegiatan 1 60 1.00
4) Mengikuti rapat Tim Pokia Kegiatan 20 120 40.00 5) Mengikuti kegiatan analisa
beban keria Kegiatan 1 420 7.00 6) Mengikuti rapat evaluasi
kegiatan Kegiatan 1 120 2.00 7) Mengetik konsep laporan
evaluasi kegiatan Kegiatan 1 90 1.50 8) Memperbaiki koreksi laporan
evaluasi kegiatan Kegiatan ■ - 1 30 0.50
b. Membantu pengumpulan
penilaian beban keria satuan
arahan kegiatan Kegiatan 1 30 0.50 1) Menerima petunjuk dan
2) Mengetik konsep ST penilaian beban kerja
Kegiatan 4 60 : 4.00
3) Mengetik konsep Renlakgiat Kegiatan 1 120 2.00
4) Mengetik konsep Surat Perintah
Kegiatan 1 40 0.67
kineria Kegiatan 10 1440 240.00
5) Mengikuti kegiatan penilaian
kegiatan Kegiatan 1 90 1.50
6) Mengetik konsep laporan
kegiatan Kegiatan 10 30 5.00 7) Memperbaiki koreksi laporan
~ D | TUGAS TAM BAHAN ” I T I I ” 1 1 1 1 1 1 Mengikuti rapat RB Kegiatan 2 420 14.00
2 Membantu menyusun Lapkuat Pers Manual Kotama/Balakpus
Kegiatan 11 60 11.00 1193.60
1. Koefisien Satdukops - = 0.7 2. Pers Nyata − - 1 3. JK Harian Normatif = 8.6 4. JKE Tahunan 1432.76 5. Nilai Beban Kerja = 1193.60 6. Indeks Nilai Beban Kerja = 83% 7. Jam kerja per minggu = 25.08 8. Jam kerja per hari = 5.015126 9. Jam kerja per hari maks = 6.519664 10. Waktu maks = • 15.61966 11. Jam Kerja 07:00 s.d. 15:37
12. Beban kerja memenuhi standar
TENTARA NASIONAL INDONESIA Sublampiran I MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT Lampiran Keputusan Kasad ------------------------------------------------ Nomor Kep/993/XII/2016 Tanggal 7 Desember 2016
CONTOH BEBAN KERJA SATOPS
NO URAIAN CONTOH
NOMOR HAL KETERANGAN
1. Beban Kerja Danbrigif-17/Kostrad 1
2. Beban Kerja Dandim 0503/Tangerang
2
Dam Jaya
3. Beban Kerja Dandeninteldam XVI/Ptm 3 4. Beban Kerja Danyonarhudri-2/Kostrad 4
Autentikasi
L ^ ^ ^ ^enderal Angkatan Darat,
DIREKTUR
''^ ^ ^TAjuDMU^^^-lerm an, M.P.A. Brigadir Jenderal TNI
a.n. Kepala Staf Angkatan Darat Asisten Personel,
tertanda
Sonhadji, S.I.P., M.M.
Mayor Jenderal TNI
CONTOH1
PENILAIAN BEBAN KERJA DANBRIGIF PARA RAIDER 17/1 KOSTRAD TAHUN 2016
No Uraian Kegiatan Satuan Hasil
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 SIAGAPPRC 365 52 12 4 2 1
Kolonel Inf Elkines Villando DK,
S.A.P NRP 11940027780773
A TUGAS RUTIN
1 Melaksanakan Apel kegiatan 9 30 234.64 2 Melaksanakan Rikkes kegiatan 2 60 2.00 3 Melaksanakan Olah raga kegiatan 3 60 156.43 4Menerima pengarahan Panglima
Divisi kegiatan 1 45 9.00 5 Menerima kunjungan Wasrik
a Itjenad kegiatan 1 360 6.00
b Itkostrad kegiatan 1 360 6.00 6Menerima Kunjungan Komando
Atas
a Pangkostrad kegiatan 1 240 4.00 b Pangdivif kegiatan 2 240 8.00 7Melaksanakan Upacara Hari
Besar, Mingguan, 17-an kegiatan 1 60 12.00 8Melaksanakn kegiatan
kesamaptaan jasmani periodik kegiatan 1 90 3.00 9Melaksanakan kegiatan Beladiri
Militer kegiatan 1 60 52.14 10 Menerima Bintal dari Bintalad kegiatan 1 60 1.00 11 Melaksanakan kegiatan latihan
menembak
a Pistol kegiatan 1 60 52.14 b Senapan kegiatan 1 60 52.14 12 Mengikuti Apel Dansat Terpusat
dan Tersebar
a Kostrad kegiatan 2 360 12.00 b TNI AD kegiatan 1 360 6.00 c TNI kegiatan 1 360 6.00
13 Mengikuti Rapat Evaluasi Kostrad kegiatan 1 360 12.00 14 Mengikuti Rapat Kerja Teknis
Kostrad kegiatan 1 360 6.00 15 Mengikuti Rabbiniscab kegiatan 2 660 22.00
16 Menghadiri Rapim
a Rapim Kostrad kegiatan 1 420 7.00 b Rapim Divisi kegiatan 1 420 7.00
2
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 B TUGAS POKOK
BIN KUAT
Memimpin, merencanakan,
melaksanakan, mengawasi dan
1
mengendalikan semua kegiatan yang yang diarahkan untuk pencapaian tugas pokok.
a. Memimpin, merencanakan, melaksanakan, mengawasi
dan mengendalikan kegiatan
komando dan pengendalian
di satuan jajarannya dalam
rangka pembinaan satuan
Memberikan petunjuk
1) dan arahan tentang
Jamdan
Memimpin rapat staf
kegiatan 1 15 3.00
■ tentang materi Jamdan kegiatan 1 30 1.00 Memberikan Jamdan
kepada Satuan Jajaran
■ dan mengecek apel kesiapsiagaan satuan
Melaksanakan rapat
4) Staf dalam rangka tindak lanjut Jamdan
Membaca dan
mengoreksi serta
5) menandatangani surat tindak lanjut kepada
komando atas
b. Memimpin, merencanakan, melaksanakan, mengawasi dan mengendalikan kegiatan penyusunan rencana kerja dan anggaran agar sesuai dengan tugas pokok
1) Merencanakan dan merumuskan,
Mengoordinasikan
serta mengendalikan
penyusunan RKA/KL
bidang personel serta
mengawasi
pelaksanaannya
a) Membaca dan
menguraikan serta
mendisposisi
pokok-pokok
kebijakan
pimpinan
b) Membaca dan
mengoreksi
konsep surat
permintaan
personel kepada
satuan bawah
kegiatan 12 60 12.00 kegiatan 12 60 12.00
Naskah 12 15 3.00
Kegiatan 2 15 0.50 Kegiatan 1 15 0.25
3
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
123456789 10 11 c) Mendisposisi surat
balasan/pengirima n personel dari satuan bawah
d) Membaca dan mengoreksi serta memaraf konsep Surat Perintah Tim Pokja
e) Membaca Konsep awal naskah dan konsep Slide
f) Melaksanakan
Kegiatan15 0.08
Kegiatan1 15 0.25 Kegiatan1 30 0.50
rapat Tim Pokja Kegiatan4 120 8.00 g) Membaca konsep
dan mengoreksi
dan
menandatangani
Naskah RKA
2) Merencanakan dan merumuskan,
Mengoordinasikan
serta mengendalikan penyusunan Rencana Kerja Sementara serta mengawasi
pelaksanaannya
a) Membaca dan menguraikan serta
mendisposisi
pokok-pokok
kebijakan
pimpinan
b) Membaca dan mengoreksi
konsep surat
permintaan
personel kepada
satuan bawah
c) Mendisposisi surat balasan/pengirima
n personel dari
satuan bawah
d) Membaca dan mengoreksi serta
memaraf konsep
Surat Perintah Tim
Pokja
e) Membaca Konsep awal naskah dan
konsep Slide
f) Melaksanakan
Kegiatan1 20 0.33
Kegiatan1 10 0.17
Kegiatan1 15 0.25
Kegiatan15 0.08
Kegiatan1 20 0.33 Kegiatan1 20 0.33
rapat Tim Pokja Kegiatan3 120 6.00 g) Membaca konsep
dan mengoreksi Naskah
h) Membaca dan mengoreksi
Wabku
Kegiatan1 30 0.50 Kegiatan1 30 0.50
4
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
123456789 10 11 3) Merencanakan dan
merumuskan,
Mengoordinasikan
serta mengendalikan
penyusunan Rencana
Kerja serta mengawasi
pelaksanaannya
a) Membaca dan
menguraikan serta
mendisposisi
pokok-pokok
kebijakan
pimpinan
b) Membaca dan mengoreksi
konsep bahan masukan ke Divisi
c) Mendisposisi surat
Naskah1 10 0.17 Naskah1 10 0.17
balasan Naskah15 0.08 d) Membaca Konsep
awal naskah dan konsep Slide
e) Melaksanakan
Naskah1 20 0.33
rapat Naskah2 120 4.00 f) Membaca konsep
dan mengoreksi
Naskah
g) Membaca dan mengoreksi
Wabku
4) Merencanakan dan merumuskan,
Mengoordinasikan
serta mengajukan permohonan Requisisi Anggaran serta mengawasi
pelaksanaannya
a) Membaca dan mengoreksi jadwal
pengeluaran
rekuqisisi
anggaran
b) Melaksanakan
rapat staf untuk
pengumpulan
rencana kegiatan
dalam rangka
pengajuan
requisisi anggaran
c) Membaca dan mendisposisi
permohonan
requisisi anggaran
d) Membaca dan mengoreksi
konsep surat
requisisi anggaran
Naskah1 20 0.33 Naskah1 20 0.33
Naskah4 10 0.67
Naskah4 15 1.00
Naskah4 60 4.00 Naskah4 20 1.33
5
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 .■ ' 23456789 10 11 e) Membaca dan
memonitor
permohonan
rekap requisisi
anggaran yang
telah dan belum
diajukan ke
komando atas
5) Merencanakan dan merumuskan,
Mengoordinasikan
serta mengendalikan kegiatan Pengawasan Anggaran serta mengawasi
pelaksanaannya
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan
pelaksanaan
kegiatan
b) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
Surat Perintah
c) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
Laporan
Pengawasan
Anggaran
d) Memimpin rapat pengawasan
Anggaran
6) Merencanakan dan merumuskan,
Mengoordinasikan
serta mengendalikan evaluasi Rencana Kerja serta mengawasi pelaksanaannya
a) Membaca dan menguraikan serta
mendisposisi
pokok-pokok
kebijakan pimpinan
b) Membaca dan mengoreksi
konsep bahan
kepada staf
c) Membaca Konsep awal naskah dan
konsep Slide
d) Melaksanakan
Naskah4 20 1.33
Kegiatan1 10 0.17 Naskah2 20 0.67
Naskah4 20 1.33 Naskah2 120 4.00
Naskah
Naskah2 10 0.33
Naskah2 20 0.67 Naskah2 20 0.67
rapat Naskah4 120 8.00 e) Membaca konsep
dan mengoreksi Naskah dan Slide
f) Melaksanakan
Naskah2 20 0.67
kegiatan Naskah2 360 12.00
6
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 ' ■ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 g) Melaksanakan
rapat evaluasi
kegiatan
h) Membaca dan
mengoreksi bahan
laporan
c Merencanakan dan merumuskan,
Mengoordinasikan serta mengendalikan kegiatan pengamanan tubuh serta mengawasi pelaksanaannya
Naskah 2 120 4.00 Naskah 2 20 0.67
1) Mengoreksi Reniakgiat Naskah 4 10 0.67 Mengoreksi Surat
’ Perintah Naskah 4 10 0.67 Melaksanakan kegiatan
3) pemeriksaan gudang satuan dan kesatrian
Membaca laporan hal 4) menonjol kegiatan Pam tubuh
Naskah 4 20 1.33
a) Laporan Mingguan Naskah 1 15 13.04 b) Laporan Bulanan Naskah 1 15 3.00 c) Laporan Triwulan Naskah 1 15 1.00 Membaca, mengoreksi
5) dan menandatangani wabku
d Merencanakan, merumuskan, Mengoordinasikan serta mengendalikan kegiatan P4GN (Pencegahan, pemberantasan,
penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika) 1) Memberikan petunjuk dan arahan tentang
kegiatan P4GN
2) Membaca dan mengoreksi surat
telegram kepada
satuan bawah tentang
penyelenggaraan
kegiatan P4GN
3) Membaca, mengoreksi dan menandatangani
surat perintah kegiatan
P4GN yang
dilaksanakan oleh Brigif
kepada satauan
jajarannya
4) Membaca, mengoreksi dan menandatangani
rencana kegiatan
P4GN Brigif
5) Melaksanakan,
mengendalikan dan
mengawasi kegiatan
P4GN di jajaran Brigif
Naskah 4 20 1.33
Naskah 4 20 1.33 Naskah 4 10 0.67
Naskah 4 10 0.67
Naskah 4 20 1.33 Naskah 5 180 15.00
7
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 6) Membaca dan
mengoreksi laporan kegiatan P4GN ke komandoatas
7) Membaca dan
Naskah 4 15 1.00
mengoreksi Wabku Naskah 1 10 0.17
2 Memelihara dan meningkatkan
kesejahteraan moril, disiplin dan
tata tertib untuk mencapai jiwa
keprajuritan yang tinggi
a. Memelihara sejarah satuan
Brigif PR 17/1 Kostrad
1) Selalu meng-update
data sejarah Brigif PR
17/1 Kostrad sesuai
dengan kegiatan yang
telah dilaksanakan
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan kepada
staf terkait untuk
meng-update
sejarah satuan
b) Membaca dan
mengoreksi
konsep sejarah
satuan
c) Membaca dan
menandatangani
buku sejarah
satuan
2) Melaksanakan
pengawasan terhadap
perkembangan/revisi
sejarah satuan
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan terhadap
staf terkait tentang
kegiatan
pemeliharaan
sejarah
b) Melaksanakan
pengawasan
tehadap data
penunjang lhard
copy sejarah
satuan
b- Memelihara tradisi korps Brigif PR 17/1 Kostrad
1) Merumuskan,
merencanakan,
Mengoordinasikan,
menyelenggarakan dan
mengendalikan
kegiatan acara tradisi
penerimaan warga baru
Brigif PR 17/1 Kostrad
Naskah 1 10 0.17
Naskah 1 20 0.33 Naskah 1 10 0.17
Naskah 1 20 0.33 Naskah i 20 0.33
8
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
123456789 10 11 a) Memberikan
petunjuk dan
arahan tentang
kegiatan acara
tradisi penerimaan
warga baru Brigif
PR 17/1 Kostrad
b) Membaca dan mengoreksi
rencana acara
tradisi
c) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat perintah
d) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat permohonan
kerjasama ke
instansi terkait
e) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat ke satuan
bawah
f) Melaksanakan
acara tradisi
penerimaan warga
baru Brigif PR
17/1 Kostrad
2) Merumuskan,
merencanakan,
Mengoordinasikan,
menyelenggarakan dan mengendalikan
upacara tradisi penerimaan warga baru Brigif PR 17/1 Kostrad
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan tentang
upacara tradisi
penerimaan warga
baru Brigif PR
17/1 Kostrad
b) Membaca dan mengoreksi
rencana upacara
tradisi
c) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat ke satuan
bawah
d) Melaksanakan
gladi upacara
tradisi penerimaan
warga baru Brigif
PR 17/1 Kostrad
Naskah1 10 0.17
Naskah5 10 0.83 Naskah5 ' ; 5 0.42
Naskah5 .5 ; ■ 0.42 Naskah55 0.42 Naskah5 30 2.50
Naskah5 10 0.83
Naskah5 10 0.83 Naskah55 0.42
Naskah5 20 1.67
9
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 ■ 3 4 5 6 7 8 9 10 11 e) Melaksanakan
upacara tradisi
penerimaan warga
baru Brigif PR
17/1 Kostrad
3) Melaksanakan acara korp raport pelepasan
dan penerimaan
Perwira Brigif PR 17/1
Kostrad
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan tentang
acara acara korp
raport pelepasan
dan penerimaan
Perwira Brigif PR
17/1 Kostrad
b) Membaca dan
mengoreksi
rencana acara
korp raport
pelepasan dan
penerimaan
c) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat ke satuan
bawah
d) Melaksanakan
gladi acara korp
raport pelepasan
dan penerimaan
e) Melaksanakan
acara korp raport
pelepasan dan
penerimaan
c Kesejahteraan moril
1) Cutl
a) Memberikan
petunjuk tentang
pemberian cuti
b) Membaca
.mendisposisi dan
menandatangani
persetujuan cuti
bagianggota
c) Membaca,
menandatangani
surat ijin cuti
d) Membaca laporan
Naskah 5 30 2.50
Naskah 510 0.83
Naskah , 5 _ 10 0.83
Naskah : 5 5 0.42
Naskah 5 20 1.67 Naskah 5 30 2.50
Naskah 1 15 0.25 Naskah 5 5 0.42 Naskah 5 15 1.25
data cuti anggota Naskah 5 15 1.25 2) Tahorneg
a) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani pengajuan data personel
Naskah 20 5 : 1.67
10
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 b) Memberikan
catatan
rekomendasi
untuk
kelengkapan
administrasi
o\ Nikah,talak, cerai, dan ' ruiuk
a) Menerima
pengajuan
permohonan nikah
b) Memberikan
catatan
rekomendasi
untuk
kelengkapan
administrasi
c) Menerima laporan dan memberikan
pengarahan
d) Menandatangani
Naskah 20 10 3.33
Naskah 20 '10 3.33 Naskah 20 10 3.33 Naskah 20 20 6.67
surat ijin nikah Naskah 20 5 1.67 e) Menerima dan
memberikan
pengarahan
kepada personel
yang akan
mengajukan
talak/rujuk
f) Memberikan
catatan
rekomendasi untuk
kelengkapan
administrasi rujuk/
cerai
4) Pemakaman, Watzah, Warakawuri dan Pensiunan
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan tentang
proses
pemakaman dan
watzah
b) Memimpin
upacara
pemakaman
c) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
pengajuan dana
watzah
d) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
pengajuan
santunan
warakawuri dan
pensiunan
Naskah 20 20 6.67 Naskah 20 10 3.33
Naskah 5 15 1.25
Naskah 5 30 2.50 Naskah 5 10 0.83
Naskah 5 10 0.83
11
No Uraian Kegiatan Satuan Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
123456789 10 11 e) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
laporan dana
watzah
f) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
laporan santunan
warakawuri dan
pensiunan
5) Beasiswa dan Bandik
a) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat permohonan
bandik
b) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
laporan
6) Pengajuan
sekolah/pendidikan
a) Membaca dan mendisposisikan
surat permintaan
sekolah dari
komandoatas.
b) Menerima,
mengoreksi dan
menandatangani
pengajuan data
personel yang
akan sekolah
7) Daftar Penilaian personel
a) Membaca,
mengoreksi dan
mendisposisi
pengajuan Daftar
Penilaian Personel
b) Membaca, dan menandatangani
pengajuan Daftar
Penilaian Personel
8) Kesegaran Jasmani periodik
a) Memberikan
petunjuk tentang
pelaksanaan
kegiatan
b) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
sprint
pengawasan
kesamaptaan
Naskah5 10 0.83 Naskah5 10 0.83
Naskah4 10 0.67 Naskah4 15 1.00
Naskah 10 10 1.67 Naskah 10 15 2.50
Naskah , 2 . 10 0.33 Naskah2 10 0.33
Naskah1 20 0.67 Naskah1 20 0.67
12
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 . , 2 . : , 3 4 5 6 7 8 9 10 11 c) Menandatangani
laporan hasil
kegiatan
kesamaptaan
jasmani
9) Bintal
a) Memberikan
petunjuk kepada
pabintal tentang
kegiatan yang
akan dilaksanakan
b) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
sprint bintal di
iajaran
c) menerima laporan
dan mengevaluasi
pelaksanaan
kegiatan bintal di
satuan
d Disiplin dan tata tertib 1) Memberikan petunjuk pelaksanaan kegiatan
pemeliharaan disiplin
dan tata tertib satuan
2) Membaca dan menandatangani surat
surat perintah
pengecekan GAMAD ,
KTA kartu ijin keluar
kesatriaan dan surat
surat kendaraan
bermotor
3) Membaca tembusan surat perintah jaga
kesatriaan dari satuan
jajaran
4) Menerima jajar kehormatan dari dinas
keamanan dilanjutkan
pengecekan kesatriaan
e Memelihara dan memberikan petunjuk tentang ketentuan dan peraturan TNI AD, kebijaksanaan Panglima yang berkaitan dengan penegakan hukum, disiplin dan tata tertib. 1) Menerima laporan lisan dan pemberian
petunjuk kepada staf
terkait
2) Membaca, mengoreksi dan menandatangani
lapsus
3) Memberikan petunjuk kepada staf terkait
untuk membuat
rencana sidang
penjatuhan hukuman
Naskah 1 15 0.50
Naskah 1 10 2.00 Naskah 1 ■ 5 1.00 Naskah 1 : 5 1.00
Naskah 1 15 3.00 Naskah 1 15 3.00
Naskah 1 10 2.00 Naskah 2 10 17.38
Naskah 1 60 1.00 Naskah 1 60 1.00
Naskah 1 20 0.33
13
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasii
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 4) Memimpin sidang
Naskah 1 45 0.75
Naskah 1 15 0.25
3
penjatuhan hukuman
disiplin
5) Membaca dan menandatangani hasii
sidang penjatuhan
hukuman disiplin
Memelihara meningkatkan kemampuan teknis dan taktis satuan untuk mencapai nilai
tempur yang tinggi
a Merencanakan dan merumuskan,
Mengoordinasikan serta mengendalikan latihan perorangan dan satuan
1) Membaca dan menguraikan serta
mendisposisi pokok
pokok kebijakan
pimpinan
2) Membaca, mengoreksi dan menandatangani
direktif latihan
perorangan, Kihub dan
Ki TPP kepada
Dandenma
3) Membaca, mengoreksi dan menandatangani
direktif latihan satuan
tingkat peleton dan
kompi Yon'if
4) Menerima paparan RGB latihan dari
Dansat jajaran
5) Membaca konsep dan mengoreksi naskah
latihan tingkat
perorangan sampai
dengan latihan
setingkat Batalyon
6) Memimpin briefing UST Kompi/Gladi
Posko tingkat Batalyon
7) Melaksanakan
pengawasan dan
pengendalian latihan
UST Kompi/Gladi
Posko tingkat Batalyon
8) Melaksanakan rapat
Naskah 4 20 1.33 Naskah 2 20 0.67
Naskah 2 60 2.00 Naskah 2 120 4.00
Naskah 2 20 0.67
Naskah 2 20 0.67 Naskah 4 20 1.33
evaluasi dan kaji ulang Naskah 2 20 0.67 9) Membaca dan
mendisposisi laporan kegiatan dari satjar
10) Membaca, mengoreksi dan menandatangani wabku kegiatan
Naskah 4 15 1.00 Naskah 4 15 1.00
14
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 ' . 2 ■ 3 4 5 6 7 8 9 10 11 . Membuat laporan
pertanggungjawaban ECCO
Membaca dan
1) mendisposisi ke staf
terkaitdan satwah
Melaksanakan
2) pengawasan dalam
pembuatan ECCO
3) Membaca dan
mengoreksi dan
menandatangani
laporan hasil ECCO
4 Mengawasi pemeliharaan dan perawatan logistik untuk menjamin kesiapan operasional a. Merencanakan dan memutuskan,
mengkordinasikan serta
mengendalikan pelaksanaan
pemeliharaan kendaraan
satuan
1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang
pemeliharaan
kendaraan
2) Membaca, mengoreksi
dan menandatangani
ST yang terkait
dengan pemeliharaan
kendaraan
3) Membaca dan
mendisposisi nota
dinas atau surat dari
satuan bawah
4) Membaca dan
mengoreksi rencana
kegiatan pemeliharaan
kendaraan
5) Membaca dan
mempelajari laporan
distribusi pelumas
kendaraan
6) Membaca dan
mengoreksi serta
menandatangani
wabku
b. Merencanakan dan memutuskan, Mengoordinasi
kan serta mengendalikan
pelaksanaan pemeliharaan
pangkalan satuan
1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang
pengajuan kebutuhan
pemeliharaan pangkal
an serta materil
Naskah 1 20 4.00 Naskah 1 20 1.33
Naskah 0 1 20 0.67
Naskah 2 15 1.00
Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 '•/ 5 0.33 Naskah 2 15 1.00 Naskah '. 2 ; 10 0.67 Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 10 0.67
15
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 2) Membaca dan
mendisposisi surat
Perintah Pengeluaran Materii (PPM) dari Komando Atas
3) Membaca konsep dan mengoreksi surat pengambilan spare part
4) Mengawasi proses pendistribusian spare part ke Kompi Markas sampai dengan ke Peleton pemeliharaan
5) Memberikan perintah kepada Staf Logistik untuk mengeluarkan surat pemeliharaan pangkalan dan materii pendukung
6) Melaksanakan
Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 20 1.33
Naskah 2 10 0.67
evaluasi Naskah 4 30 2.00
c. Merencanakan dan
memutuskan,
Mengoordinasikan serta
mengendalikan pelaksanaan
pemeliharaan alat komunikasi
satuan
1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang pengajuan kebutuhan spare part alat musik
2) Membaca dan mendispoisisi surat Perintah Pengeluaran Materii (PPM) dari Komando Atas
3) Membaca konsep dan mengoreksi surat pengambilan spare
part
4) Mengawasi proses pendistribusian Alsik sampai dengan ke Peleton pemeliharaan
5) Memberikan perintah kepada Staf Logistik untuk mengeluarkan surat pemeliharaan Alsik
6) Melaksanakan
Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 20 1.33
Naskah 2 10 0.67
evaluasi Naskah 2 30 1.00
d. Merencanakan dan
memutuskan, Mengoordinasi
kan serta mengendalikan
pelaksanaan pemeliharaan
Stasioner satuan
16
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 ■ 2 - 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang pengajuan kebutuhan pemeliharaan
Stasioner serta materil
2) Membaca dan mendisposisi surat Perintah Pengeluaran Materil (PPM) dari KomandoAtas
3) Membaca konsep dan mengoreksi surat pengambilan spare part
4) Mengawasi proses pendistribusian spare part ke Kompi Markas sampai dengan ke Peleton pemeliharaan
5) Memberikan perintah kepada Staf Logistik untuk mengeluarkan surat perawatan kendaraan dan materil pendukung
6) Membaca dan mendisposisi laporan kegiatan Stationer satuan
7) Melaksanakan
Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 10 0.67 Naskah 2' 10 0.67 Naskah 2 : 20 1.33
Kegiatan 2 10 0.67 Naskah ■■■■ 2 10 0.67
evaluasi Naskah 2 30 1.00 e. Merencanakan dan
memutuskan,
Mengoordinasikan serta
mengendalikan pelaksanaan
pemeliharaan Alat Musik
satuan
1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang
pengajuan kebutuhan spare part pemeliharaan
kendaraan serta materil
2) Membaca dan mendisposisi surat Perintah Pengeluaran Materil (PPM) dari Komando Atas
3) Membaca konsep dan mengoreksi surat pengambilan spare part
4) Mengawasi proses pendistribusian spare part ke Kompi Markas sampai dengan ke Peleton pemeliharaan
Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 20 1.33
17
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt THn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 - 8 9 10 11 5) Memberikan perintah
kepada Staf Logistik
untuk mengeluarkan surat perawatan kendaraan dan materil pendukung
Naskah 2 10 0.67
6) Melaksanakan evaluasi Naskah 2 30 1.00
f. Merencanakan dan
memutuskan,
Mengoordinasikan serta
mengendalikan pelaksanaan
pemeliharaan Alsintor satuan
1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang
pengajuan kebutuhan spare part pemeliharaan
kendaraan serta materil 2) Membaca dan mendisposisi surat
Perintah Pengeluaran
Materil (PPM) dari
Komando Atas
3) Membaca konsep dai mengoreksi sure
Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 10 0.67
pengambilan spare partNaskah 2 10 0.67
4) Mengawasi proses
pendistribusian spare
part ke Kompi Markas sampai dengan ke Peleton pemeliharaan
5) Memberikan perintah kepada Staf Logistik untuk mengeluarkan surat perawatan kendaraan dan materil pendukung
Naskah 2 20 1.33 Naskah 2 10 0.67
6) Melaksanakan evaluasi Naskah 2 30 1.00 g. Merencanakan dan
memutuskan,
Mengoordinasikan serta
mengendalikan pelaksanaan
pemeliharaan Alat Pemadam
Kebakaran satuan
1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang
pengajuan kebutuhan spare part pemelihara an kendaraan serta materil
2) Membaca dan mendisposisi surat Perintah Pengeluaran Materil (PPM) dari Komando Atas
Naskah 2 10 0.67 Naskah 210 0.67
18
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 ■■ ■ ■ 2 ■ 3 4 5 6 7 8 9 10 11 3) Membaca konsep dan
mengoreksi surat pengambilan spare part
4) Mengawasi proses pendistribusian spare part ke Korn pi Markas sampai dengan ke Peleton pemeliharaan
5) Memberikan perintah kepada Staf Logistik untuk mengeluarkan surat perawatan kendaraan dan materil pendukung
6) Melaksanakan
Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 20 1.33
Naskah 2 10 0.67
evaluasi Naskah 2 30 1.00
h Merencanakan dan
memutuskan,
Mengoordinasikan serta
mengendalikan pelaksanaan
perawatan kendaraan dan
materiil satuan
1) Memberikan petunjuk
dan arahan kepada
Staf Logistik tentang perawatan kendaraan dan materiil satuan
2) Membaca, mengoreksi dan menandatangani ST yang terkait dengan perawatan kendaraan dan materiil satuan
3) Membaca dan mendisposisi nota dinas atau surat dari satuan bawah
4) Membaca, mengoreksi dan surat pengajuan perbaikan kendaran dan materiil satuan ke komando atas
5) Mengawasi
pelaksanaan kegiatan Rikmat dari tim Pal
6) Membaca dan menandatangani
berita acara Rikmat kendaraan dan materiil satuan
7) Membaca dan menandatangani
berita acara penerimaan hasil kegiatan perawatan kendaraan dan materiil satuan
Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 15 1.00
Naskah 2 10 0.67
Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 10 0.67 Naskah 2 20 1.33
Naskah 2 15 1.00
19
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 8) Membaca dan
mengoreksi serta
menandatangani
laporan hasi I kegiatan
perawatan kendaraan
dan materiil satuan
5 Menjamin/memelihara hubungan kerja baik/erat dengan para Komandan dan Para Staf Satuan Atas, Para Komandan unsur unsur bantuan dan tetangga termasuk aparat teritorial dan pemerintah daerah
a. Menjamin/memelihara
hubungan kerja baik/erat
dengan para Komandan dan
Para Staf Satuan Atas
1) Membaca dan
menguraikan serta
mendisposisi pokok
pokok kebijakan
pimpinan
2) Menganalisa dan
mengevaluasi
penyelenggaraan
administrasi urn urn
jajaran Brigif Para
Raider 17/1 Kostrad
3) Mengoreksi konsep
surat yang berkaitan
dengan pengendalian
dan pembinaan minu
4) Membaca dan
mengoreksi konsep ST
danSprin
5) Melaksanakan supervisi
atas penyusunan protap
dan buku pedoman dari
masing-masing staf
6) Membaca Konsep awal
Naskah 2 15 1.00
Naskah 4 10 0.67
Naskah 4 60 4.00
Naskah 4 20 1.33 Naskah 4 15 1.00 Kegiatan 4 60 4.00
naskah Naskah 2 30 1.00 7) Membaca dan
mengoreksi bahan laporan
8) Membaca dan
Naskah 2 30 1.00
mengoreksi Wabku Naskah 2 20 0.67 b. Menjamin/memelihara
hubungan kerja baik/erat
dengan Para Komandan
unsur-unsur bantuan dan
tetangga termasuk aparat
teritorial dan pemerintah
daerah
1) Merumuskan, meren
canakan, Mengoordi
nasikan, menyeleng garakan dan mengen dalikan kegiatan Komsos
Naskah
20
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
123456789 10 11 a) Memberikan
petunjuk dan
arahan tentang
kegiatan dengan
mitra satuan
b) Membaca , mengoreksi surat
permohonan/pem
beritahuan
kegiatan dengan
mitra satuan
c) Membaca dan mendisposisi
surat balasan
dari mitra satuan
d) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat perintah
e) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
rencana kegiatan
f) Melaksanakan
kegiatan
bersama dengan
mitra satuan
dalam rangka
memelihara
hubungan kerja
guna mendukung
kegiatan Komsos
g) Membaca dan mengoreksi
laporan kegiatan
ke komando atas
h) Membaca dan mengoreksi
Wabku
2) Merumuskan
merencanakan,
Mengoordinasikan,
menyelenggarakan dan mengendalikan
kegiatan Bhakti TNI
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan tentang
kegiatan Bhakti
TNI dengan
satuan
kewilayahan
b) Membaca.mengo reksi surat
permohonan
Naskah4 10 0.67
Naskah4 15 1.00
Naskah4 30 2.00 Naskah4 30 2.00 Naskah4 180 12.00
Kegiatan5 20 1.67
Naskah2 15 0.50 Naskah4 15 1.00
Kegiatan4 15 1.00
Kerjasama
kegiatan Bhakti TNI dengan satuan
kewilayahan
Naskah
• -∍ ■
4 15 1.00
21
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 ... 23456789 10 11 c) Membaca dan
mendisposisi
surat balasan
dari satuan
kewilayahan
d) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
surat perintah
e) Membaca,
mengoreksi dan
menandatangani
rencana kegiatan
Bhakti TNI
f) Melaksanakan
kegiatan karya
Bhakti bersama
satuan
kewilayahan
dengan
masyarakat
9) Membaca dan mengoreksi
laporan kegiatan
ke komando atas
h) Membaca dan mengkoreksi
Wabku
3) Merumuskan, meren canakan, Mengoor dinasikan, menyeleng garakan dan mengen dalikan kegiatan GNIB
a) Memberikan
petunjuk dan
arahan tentang
kegiatan GNIB
dengan
masyarakat
sekitar satuan
b) Membaca,mengor eksi surat
permohonan/pem
Naskah4 15 1.00 Naskah4 15 1.00 Naskah4 15 1.00
Kegiatan4 240 16.00
Naskah5 20 1.67 Naskah2 20 0.67
Kegiatan2 15 0.50
beritahuan
kegiatan GNIB dengan satuan terkait
c) Membaca dan
Naskah 2 ■; ' V
10 0.33
mendisposisi
surat balasan dari instansi terkait
d) Membaca,
mengoreksi dan menandatangani
surat perintah
e) Membaca,
mengoreksi dan menandatangani
rencana kegiatan GNIB
Naskah2 10 0.33 Naskah2 10 0.33
Naskah2 10 0.33
22
No Uraian Kegiatan Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 v 7 ■■ 8 9 10 11 f) Melaksanakan
kegiatan GNIB
bersama dengan
masyarakat
maupun instansi
sekitar satuan
g) Membaca dan
mengoreksi
laporan kegiatan
ke komando atas
h) Membaca dan
mengoreksi
Wabku
GUNKUAT
1Koordinator kegiatan pengamanan Waskita
a. Membaca, mempelajari dan mendisposisi ST tentang
kegiatan Waskita
b. Mengikuti rapat koordinasi
Kegiatan 2 120 4.00
Naskah 2 10 0.33 Naskah 2 10 0.33
Naskah 1 15 0.25
kegiatan Waskita Kegiatan 1 60 1.00 c. Memberikan petunjuk dan
perintah perencanaan kegiatan waskita kepada staf d. Membaca, mengoreksi dan menandatangani ST tentang Waskita kepada satuan jajaran
e. Mengikuti penerimaan PO
Naskah 1 10 0.17 Naskah 1 10 0.17
Pangkoops Kegiatan 1 60 1.00 f. Memberikan petunjuk dan
arahan penyusunan Rambat kepada staf operas i
g. Membaca dan mendisposisi
Kegiatan 1 30 0.50
Rambat Naskah 1 30 0.50 h. Membaca, mengoreksi dan
menandatangani PO Naskah 1 10 0.17 i. Melaksanakan apel gelar
pasukan dalam rangka Waskita
j. Memberikan PO kepada
Kegiatan 1 120 2.00
unsurbawah Kegiatan 1 30 0.50 k. Memimpin, Mengendaiikan
dan mengawasi kegiatan Waskita
I. Mengikuti Rapat Evaluasi
Kegiatan 1 60 1.00
Kegiatan Waskita Kegiatan 1 60 1.00
2 Melaksanakan siaga PPRC
a. Membaca, mempelajari dan
mendisposisi ST tentang kegiatan Siaga PPRC
b. Mengikuti rapat
Naskah 1 20 0.33
kesiapsiagaan PPRC TNI Naskah 1 120 2.00 c. Memberikan petunjuk dan
arahan penyusunan Rambat kepada staf operasi
Naskah 1 30 0.50
23
No Uraian Kegiatan • Satuan
Volume Kerja/Beban Kerja SKR BEBAN
Hasil
Hr Mgg Bln TW Smt Thn KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 d. Membaca dan mendisposisi
Rambat Naskah 1 120 2.00 e. Membaca, mengoreksi dan
menandatangani rencana ape! gelar pasukan
f. Melaksanakan,
mengendalikan dan mengawasi kegiatan apel gelar pasukan
g. Memberikan petunjuk dan arahan penyusunan revisi RO kepada staf operasi
h. Membaca, mengoreksi dan
Naskah 1 15 0.25 Kegiatan 1 120 2.00 Kegiatan 30 0.50
menandatangani revisi RO Naskah 1 30 0.50 i. Membaca, mengoreksi surat
Naskah 1 60 1.00
Kegiatan 13498
00 5830.00
Kegiatan 1 780 13.00
3
pendistribusian RO kepada satuan bawah
j. Melaksanakan dan mengendalikan pelaksanaan Siaga di satuan
k. Melaksanakan dan mengendalikan pelaksanaan Uii RO
Memimpin, Mengendalikan dan Mem bantu Pengawasan Kegiatan
PraTugas tahap 1
a. Mengikuti rapat koordinasi awal tentang pelaksanaan
kegiatan PraTugas Tahap 1
b. Memberikan petunjuk dan arahan tentang kegiatan Pra
Tugas Tahap 1
c. Membaca, mengoreksi dan menandatangani direktif Pra
Tugas Tahap 1 kepada
satuan yang di siapkan
d. Membaca, mengoreksi dan menandatangani surat
perintah untuk mendukung
Pra Tugas Tahap 1
e. Membaca dan Mempelajari Rencana Kegiatan Pra Tugas Tahap 1
f. Mengawasi pelaksanaan Kegiatan Pra Tugas tahap 1 yang dilaksanakan oleh satuan yang di siapkan
g. Membaca, mempelajari dan mendisposisi laporan kegiatan Pra Tugas Tahap 1 dari satuan yang di siapkan
4Melaksanakan kegiatan Pra Tugas tahap 2
a. Mengikuti rapat koordinasi awal tentang pelaksanaan kegiatan PraTugas Tahap 2
b. Memberikan petunjuk dan arahan tentang kegiatan Pra Tugas Tahap 2
Kegiatan 60 1.00 Kegiatan 1 30 0.50
Naskah 1 15 0.25
Naskah 1 15 0.25 Naskah 1 20 0.33 Kegiatan 3 780 39.00
Naskah 1 20 0.33
Kegiatan 1 60 1.00 Naskah 1 20 0.33
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar