Manado,21 oktober2020
Nomor : SP 1/X/2020/Pen

Pecahkan Cuci Tangan Otomatis ditengah Masyarakat Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 109 Gorut.

Pendam XIII/Mdk, anggota satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1314/Gorontalo Utara memecahkan Teknologi salah satu cara mencuci tangan otomatis untuk mempermudah membersihkan tangan dari virus dan bakteri, sehingga masyarakat di desa Imana dan desa Ilomata merasa nyaman.(20/10/2020)

Diketahui Kodim 1314/Gorontalo Utara mendapat amanah melaksanakan program (TMMD) ke- 109 dalam meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat di daerah pelosok, yaitu dengan membuka akses jalan dari Desa Imana menuju Desa Ilomata yang dilaksanakan di Kecamatan Atinggola Gorontalo Utara.

Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M jaelani dalam keterangannya menyampaikan bahwa TMMD ke-109 ini disamping pembuatan jalan sepanjang 1.620 Meter dan lebar 6 Meter, juga ada sasaran non fisik yang di berikan kepada masyarakat, di antaranya yaitu alat cuci tangan otomatis yang di buat anggota satgas TMMD ke-109/Gorontalo Utara, sehingga gagasan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

“Saya sangat memberi apresiasi positif dengan munculnya gagasan ini yaitu alat cuci tangan otomatis yang di buat anggota satgas TMMD ke-109/Gorontalo Utara. meskipun Kodim 1314/Gorontalo Utara baru 2 Tahun terbentuk, dapat melaksanakan tugas (TMMD)-109 dengan baik bahkan sangat kreatif membantu masyarakat.” Ujar Kapendam

“Teknologi ini menggunakan sensor infrared sehingga dalam melaksanakan cuci tangan, keran tanpa disentuh bisa keluar otomatis, dengan demikian tempat sabun secara otomatis bisa keluar tanpa di sentuh. Rencananya, Dandim akan mengundang mahasiswa Gorontalo untuk mempelajari alat tersebut, untuk kemudian bisa menciptakan alat serupa versi lokal Gorontalo, hasil karya pemuda Gorontalo. Selain tempat cuci tangan portable otomatis, dipintu masuk pos terdapat disinfektan chamber. Seluruh pasukan, wajib melalui bilik yang sudah disediakan. ” lanjut Kol Jaelani.

Kemudian Kapendam menyampaikan bahwa masyarakat sangat senang sekali dengan gagasan teknologi terbaru seperti ini berupa tempat cuci tangan otomatis atau Automatic Portable Hand Washer, apalagi ini di siapkan di seluruh Desa Imana dan Desa Ilomata, sehingga bisa meringankan masyakat dalam menjaga kebersihan semuanya.

“Dengan adanya alat ini memudahkan dalam melaksanakan protokol kesehatan” Jelas Kapendam.

Program TMMD ke-109 ini, tidak saja memberi manfaat bagi masyarakat di kedua desa Imana dan Desa Ilomata tersebut, namun juga desa-desa disekitarnya dalam merasakan dampak dari program TMMD tersebut, baik untuk kepentingan bisnis, pekerjaan dan pendidikan anak-anak, Sekaligus juga bisa menambah penghasilan kebutuhan hidup yang saling membutuhkan.

Untuk pasukan yang akan bertugas dalam TMMD, wajib membawa surat keterangan sehat dan rapid tes yang non reaktif. Bagi pasukan yang belum mengikuti rapid tes, akan langsung dites dilokasi. dan hasilnya non reaktif semua.

contohnya hasil bumi yang tadinya tidak bisa di jual ke desa sebelah, sekarang dapat dengan mudah menjual hasil buminya masing. Pada tahun 2021 penting untuk ditindak lanjuti dengan pengaspalan oleh pemerintah daerah.

Dandim mengakui, ditengah pandemi Covid saat ini, banyak program TMMD di seluruh wilayah Indonesia yang tidak bisa dilaksanakan, karena anggaran yang terbatas. Sehingga beberapa pemerintah daerah mengundurkan diri.Alhamdulillah, dukungan dari Bapak Bupati Gorontalo Utara dan semua pihak terkait juga dari DPRD, kita masih mampu mempertahankan anggaran ini untuk melaksanakan TMMD,” ujar Dandim.

Dandim juga mengatakan, TMMD di tempat itu juga lanjut Dandim, untuk menciptakan suatu desa yang baru, yang tangguh secara kesehatan dan ekonominya maju.“Alhamdulillah dengan adanya Kodim Gorontalo Utara, melalui program TMMD ini, kita berkolaborasi dengan baik dan terwujud apa yang dicita-citakan oleh masyarakat bisa membuka jalan Desa Imana dengan Desa Ilomata,” tandasnya.

TMMD di tengah Pandemi ini munculkan gagasan teknologi terbaru berupa, tempat cuci tangan otomatis atau Automatic Portable Hand Washer, disediakan di lokasi kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), Desa Imana Kecamatan Atinggola Gorontalo Utara.

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin mengakui, hal itu bisa jadi contoh untuk dilaksanakan di seluruh perkantoran yang ada di Gorontalo Utara, agar dapat mencontoh gagasan dari anggota TMMD yang ternyata lebih cepat mencuci tangan dan bersih dari virus Corona.Tanpa disentuh lagi, otomatis mengeluarkan air dan sabun. Tangan tidak harus pindah-pindah lagi mencari sabun setelah membasahi tangan dengan air bersih. Teknologi ini sengaja dihadirkan, mengingat kegiatan TMMD dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19. Penerapan protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat, selain jaga jarak dengan lainnya dalam penerapan protokol kesehatan, penting juga diseriusi sarana tempat cuci tangan. Tempat cuci tangan yang tersedia selama ini belum higenis, karena masih harus menyentuh keran dan tempat sabunnya. Ini berpotensi penyebaran virus atau bakteri.

Teknologi ini menggunakan sensor infrared sehingga, cuci tangan, keran tanpa disentuh bisa keluar otomatis, demikian juga tempat sabun secara otomatis bisa keluar tanpa di sentuh. Rencananya, Dandim akan mengundang mahasiswa Gorontalo untuk mempelajari alat tersebut, untuk kemudian bisa menciptakan alat serupa versi lokal Gorontalo, hasil karya pemuda Gorontalo.

Dandim juga menegaskan bahwa, terkait pelaksanaan TMMD, pasukan yang akan bertugas, wajib membawa surat keterangan sehat dan rapid tes yang non reaktif. Bagi pasukan yang belum mengikuti rapid tes, akan langsung dites dilokasi.Untuk yang hasilnya reaktif, maka dikembalikan, Alhamdulillah hasilnya non reaktif semua.Selain tempat cuci tangan portable otomatis, dipintu masuk pos terdapat disinfektan chamber. Seluruh pasukan, wajib melalui bilik yang sudah disediakan.

Posting Komentar

 
Top